Teror Vandalisme di SDN 3 Rejasari Kota Banjar Akibat Tidak Ada Penjagaan Sekolah

Teror Vandalisme di SDN 3 Rejasari Kota Banjar Akibat Tidak Ada Penjagaan Sekolah

Teror vandalisme di ruang kelas di SDN Rejasari Kota Banjar masih terus diselidiki hingga saat ini.-Foto:anto sugiarto/radartasik.disway.id-

BACA JUGA:SERBU dan Dapatkan Saldo OVO Gratis Sebesar Rp12 Ribu dari Merchant Partner Alfagift, Ini Ketentuannya

Karena dibutuhkan anggaran yang tidak sedikit untuk menggaji penjaga sekolah, jika harus dilakukan saat ini juga. 

"Kalau harus pengadaan melalui jalur outsourching itu jelas penggajiannya harus UMK dan akan memberatkan sekolah yang pendanaannya hanya melalui dana BOS," tegasnya 

"Kalau melalui jalur honorer, kita kan mengetahui bahwa saat ini sebenarnya sudah tidak boleh lagi menerima honorer," tambah dia. 

Maka dari itu, pihaknya lebih menekankan segala sesuatu yang terjadi di dunia pendidikan belakangan ini lebih kehilangnya suatu budaya.

BACA JUGA:Kekeringan Mengancam 720 Hektare Lahan Sawah, Harga Gabah Tasikmalaya Naik Jadi Rp 7.000 per Kilogram

"Ya budaya gotong royong dalam perhatiannya pada dunia pendidikan,” katanya.

Dicky pun mengajak agar lebih menggali kesadaran seluruh masyarakat, bahwa sekolah itu adalah tempat menuntut ilmu sehingga harus dijaga keberadaannya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: