Warga Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Sembelih Hewan Sedekah Kurban

Warga Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Sembelih Hewan Sedekah Kurban

Warga Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya sembelih hewan sedekah kurban.-Istimewa-

Warga Pesantren Muhammadiyah Kota Tasikmalaya Amanah Sembelih Hewan Sedekah Kurban

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Di momentum Idul Adha 1444 Hijriyah, Pesantren Amanah Muhammadiyah Kota Tasikmalaya sembelih hewan sedekah kurban dan hewan kurban.

”Memang beda antara kurban dengan sedekah kurban,” ujar Ketua Panitia Idul Adha 1444 H Pesantren Amanah Muhammadiyah Ustaz Heris Sajari Lc.

Lalu, dia merinci perbedaannya. Untuk kurban sudah ada ketentuannya sesuai syariah. Sedangkan sedekah kurban ini sembelihan biasa yang dilakukan pada momentum Idul Adha sebagai pembelajaran bagi warga pesantren terutama para santri.

BACA JUGA: Arrigo Sacchi: AC Milan Mengambil Resiko Memecat Maldini, Tapi Strategi Cardinale Juga Benar

”Dari warga pesantren terkumpul hampir 29 juta rupiah. Kemudian kami belikan sapi dan disembelih pada Hari Raya Idul Adha. Hasilnya, kami sedekahkan kepada warga sekitar pesantren,” tambahnya.

Sedekah kurban ini sifatnya sukarela. Tidak diwajibkan. Tidak ditentukan batas minimalnya. Semua didorong untuk turut menyemarakkan Idul Adha.

”Berapa pun kami terima. Mudah-mudahan Allah SWT membalas sedekah kurban mereka dengan ganjaran yang berlipat ganda serta mendapatkan hikmahnya,” terang dia.

Dimaklumi bahwa seekor sapi kurban dapat dijadikan hewan kurban untuk maksimal 7 orang. Biaya pembelian sapi kurban tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

BACA JUGA: Jurnalis Italia: Marcus Thuram Memilih Inter Milan Karena Paolo Maldini

Harga sapi kurban tahun ini sekitar Rp24,5 juta sehingga iuran pembelian hewan kurban tahun ini Rp3,5 juta untuk setiap pekurban.

Sedekah kurban ini sebagai praktik pembelajaran bagi para santri, khususnya untuk dapat mengamalkan materi pelajaran yang telah disampaikan di kelas.

Dalam kurban ini sangat kental dengan aspek pendidikannya. Salah satunya adalah kepedulian terhadap sesama.

”Diharapkan ketika para santri kelak telah memiliki kemampuan secara finansial, mereka telah memahami dan siap untuk mengamalkan syariah kurban ini secara seutuhnya sebagaimana tuntunan ajaran Islam,” bebernya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: