Hina Nabi Muhammad, Politisi Partai Berkuasa India Ditangkap Polisi Bersama 50 Orang Lainnya

Hina Nabi Muhammad, Politisi Partai Berkuasa India Ditangkap Polisi Bersama 50 Orang Lainnya

Radartasik, INDIA - Diduga telah menghina Nabi Muhammad, seorang politisi dari partai berkuasa di India ditangkap polisi setempat bersama 50 orang lainnya.

Politisi bernama Harshit Srivastava itu ditangkap polisi di Kota Kanpur India Utara.q

Dia ditangkap menyusul ketegangan komunal pekan lalu selama protes oleh umat Islam untuk mengecam komentar anti-Islam yang diungkapkan di akun media sosial pribadinya.

Srivastava sendiri merupakan pemimpin pemuda dari Partai Bharatiya Janata pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi.

BACA JUGA:Amerika Serikat Diambang Resesi Ekonomi, Bank Sentral Ungkap Datanya

"Kami menangkap politisi lokal karena membuat pernyataan menghasut terhadap Muslim," kata Prashant Kumar salah seorang seorang pejabat senior Polisi.

Prashant juga mengungkapkan selain Harshit pihaknya juga telah menangkap setidaknya 50 orang lainnya.

Dilansir Disway.id yang bersumber dari reuters.com, pengacara Srivastava sendiri tidak tersedia untuk memberikan komenta terkait penangkapan tersebut.

Sebelumnya kerusuhan terjadi di berbagai daerah India setelah juru bicara BJP Nupur Sharma memberikan komentar yang menghina Nabi Muhammad dalam sebuah debat di televisi.

BACA JUGA:Kabar Terbaru dari Swiss, Pencarian Eril Diharapkan Lebih Mudah dengan Meningkatkan Pengunjung Sungai Aare

Akibat pernyataannya, Sharma pun telah diskors dari partai. Sedangkan seorang politisi lainnya bernama Naveen Kumar Jindal dikeluarkan dari patai atas komentar yang dilontarkanya tentang Islam di media sosial.

Kemarahan masyarakat lokal India semakin meningkat seiring banyaknya kecaman dari para pemimpin dan politisi dari negara-negara Islam seperti Qatar, Arab Saudi, UEA, Oman, Indonesia, Malaysia, Pakistan, Iran dan Afghanistan, yang menuntut permintaan maaf dari pemerintah India.

Bahkan 57 anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penghinaan terhadap Islam terjadi dalam konteks suasana kebencian yang semakin intens terhadap Islam di India.

BACA JUGA:China Diam Diam Bangun Pangkalan Angkatan Laut di Kamboja

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: