Menkes Budi Ungkap 3 Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Pemudik, Ini Tips Mudik Sehat Kata Menkes

Menkes Budi Ungkap 3 Masalah Kesehatan yang Sering Dialami Pemudik, Ini Tips Mudik Sehat Kata Menkes

Menkes Budi ungkap 3 masalah kesehatan yang sering dialami pemudik.-kemenkes-

BACA JUGA:Ini Himbauan Menhub pada Arus Balik Lebaran 2024, Para Pemudik Simak!

Apabila tubuh merasa lelah, Budi menyarankan masyarakat untuk segera beristirahat di rest area maupun mendatangi pos kesehatan yang disediakan Kementerian Kesehatan.

Budi mengingatkan pentingnya beristirahat setelah menyetir selama 4 jam di jalanan agar terhindar dari kecelakaan.

Beristirahat sangat penting dilakukan agar tubuh dapat beristirahat sehingga energi dapat pulih kembali.

Selama beristirahat di perjalanan, ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti makan, minum, ataupun melakukan peregangan.

BACA JUGA:Kronologi Pemudik Melahirkan di Kereta Api Berikut Syarat Ibu Hamil Naik KA

Pemudik juga dapat tidur sejenak di rest area agar rasa kantuk bisa dihilangkan.

Mengutip website resmi kemkes.go.id, ada beberapa layanan kesehatan yang ditangani oleh Kemenkes pada masa mudik Lebaran 2024 di antaranya penyakit dasar, cek tensi darah, kolesterol, gula, dan lain-lain.

Kemudian, pos kesehatan mudik yang terdapat di rest area KM 102 menyiapkan kesiagaan kegawatdaruratan bagi pemudik yang membutuhkan pertolongan cepat.

Sarana dan fasilitas di pos kesehatan mudik Lebaran 2024

BACA JUGA:Ini Spot Foto Instagramable di Pantai Karang Tawulan yang Jadi Titik Andalan Wisatawan di Momen Libur Lebaran

Ada banyak sarana dan fasilitas di pos kesehatan mudik Lebaran 2024 yang disiagakan untuk melayani para pemudik.

Direktur Pelayanan Kesehatan Primer Obrin Parulian menyampaikan pos kesehatan menyediakan tabung oksigen dan oksigen konsentrasi sebanyak 5 buah.

Obrin Parulian mengatakan di pos kesehatan juga terdapat fasilitas rujukan ambulance emergency dengan kelengkapan yang sudah memenuhi standar emergency.

Dia mengatakan dengan adanya fasilitas tersebut dapat mempercepat penanganan kegawatdaruratan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: kemenkes