Waduh! Sempat Curhat di Status WA, Kades Batulawang Kota Banjar Diontrog Warga

Waduh! Sempat Curhat di Status WA, Kades Batulawang Kota Banjar Diontrog Warga

Warga Desa Batulawang Kota Banjar datangi kantor desa pada Jumat 6 Oktober 2023.-Foto:anto sugiarto/radartasik.disway.id-

BACA JUGA:Lawan Perubahan Iklim, BRI Targetkan Capai Net Zero Emission di Tahun 2050

Namun dari itu semua, lanjut dia yang lebih penting kepala desa tidak pernah menghadiri kegiatan di masyarakat, baik hajatan hingga kematian (meninggal) selalu diwakilkan. 

Dengan berbagai alasan kesibukan meski harus menghadiri kegiatan ditingkat, kota, provinsi bahkan nasional sehingga tidak ada waktu terjun ke masyarakat. 

"Keinginan masyarakat jika ada yang meninggal, kena musibah, hajatan (nikahan) selalu hadir. Jangan setiap diundang selalu diwakilkan dalam 4 tahun ini," ungkap Yadi. 

Diakuinya dalam waktu 4 tahun jadi kepala desa sudah semakin kendor dengan alasan 70 persen kerja di luar dan 30 persen di dalam di kantor.

BACA JUGA:Rating Pemain AS Roma Saat Gilas Servette 4-0: Andrea Bellotti Jadi Pemain Terbaik

Tapi yang dinilai oleh masyarakat bukan melaksanakan tugas seperti itu melainkan bagaimana bisa hadir ditengah-tengah masyarakat. 

Maka dari itu, maksud kedatangan sejumlah masyarakat ingin ada klarifikasi dan penjelasan langsung dari kepala desa. 

Namun hasil pertemuan dinilai masih kurang memuaskan, sehingga pihaknya berencana akan mendatangi lagi kantor desa dalam jumlah yang banyak. 

Kepala Desa Batulawang Yosep Erawan menilai sah-sah saja masyarakat melakukan audiensi terkait kinerja selama menjabat sebagai kepala jika merasa tidak puas. Dia juga sempat menyampaikan kaitan sempat curhat di status WA.

BACA JUGA:5 Sahabat Setia Battousai si Pembantai dalam Rurouni Kenshin, Nomor 3 Calon Penerusnya

"Saya pernah sampaikan sebelumnya jika ingin bertemu (hadir) dengan masyarakat. Namun terkendala selama 2 tahun kita kena wabah Covid-19 sehingga tidak jadi," jelasnya. 

Alasan adanya wabah Covid-19 yang melanda selama 2 tahun tersebut sehingga rencana hadir di tengah-tengah masyarakat sampai 27 RT dirubah jadwalnya. 

Selain itu, melihat situasi dan kondisi saat itu banyak agenda kegiatan hingga saat ini sehingga dirinya tidak bisa hadir ditengah-tengah masyarakat maka diwakilkan. 

"Karena ada beberapa agenda kegiatan yang tidak bisa ditinggalkan (diwakilkan), sehingga mengutus yang lain untuk hadir di masyarakat," katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: