Musim Konveksi di Tasikmalaya Bergairah Kembali ketika Ramadhan saat Kondisi Ekonomi Sedang Sulit

Musim Konveksi di Tasikmalaya Bergairah Kembali ketika Ramadhan saat Kondisi Ekonomi Sedang Sulit

Aktivitas perajin koko di Kersanegara Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya, Sabtu 17 Maret 2024 lalu. firgiawan / radar tasikmalaya--

Musim Konveksi di Tasikmalaya Bergairah Kembali ketika Ramadhan saat Kondisi Ekonomi Sedang Sulit

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Meski perekonomian sedang sulit, momen Ramadhan tahun ini memberikan harapan baru bagi pelaku UMKM di bidang konveksi, terutama di daerah. 

Mereka kembali bersemangat untuk memproduksi lebih banyak agar dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita.

Salah satu contoh adalah Elan Jaelani, seorang pengusaha bordir baju Koko di Bantargedang, Kersanegara, Kecamatan Cibeureum. 

BACA JUGA:Penuhi Kebutuhan Ramadhan, Masyarakat Kota Banjar Berburu Operasi Pasar Murah

Usahanya kinj mengalami peningkatan pesanan saat bulan suci Ramadan 1445 Hijriah, terutama dari luar daerah.

"Alhamdulillah, pesanan mulai meningkat sejak beberapa bulan menjelang puasa Ramadan, bahkan hari ini sudah kewalahan bahkan overload," ujar Elan belum lama ini, 16 Maret 2024.

Meskipun bisnis bordir baju koko yang dirintisnya sejak tahun 2000 hanya melayani pesanan di pasar lokal Priangan Timur seperti Pasar Cikurubuk, Sumedang, Ciamis, Kawali, Banjar, dan Pangandaran, namun pesanan dari luar daerah kini semakin meningkat.

"Pasar kami terbatas di beberapa pasar di Priangan Timur, karena sistem penjualan kami masih dari pasar ke pasar dan belum melalui online seperti perajin besar lainnya," terangnya.

BACA JUGA:Nasib Para Pelaku Kasus Bullying Anak di Mangunreja Tasikmalaya Akan Ditentukan Jumat Ini

Dengan keterbatasan sepuluh karyawan, mereka kesulitan memanfaatkan kondisi pasar yang sedang ramai terutama di produksi pakaian bordir baju Koko dan stelan anak yang sedang tren belakangan ini.

"Peningkatan pesanan sudah terasa, bahkan, karena begitu banyaknya pesanan yang harus diselesaikan, beberapa order dari sekolah-sekolah TK/PAUD dan SD terpaksa ditangguhkan," tambahnya.

Pengusaha konveksi lainnya, Mulyana (49) di Kecamatan Kawalu, juga mengalami peningkatan pesanan yang signifikan menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. 

Dia berharap momentum ini membawa keberkahan bagi para pelaku usaha di bidang sandang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: