Laporan BMKG, Diperkirakan Awal Ramadhan 2024 Kemungkinan Berbeda, Berikut Ini Faktor Penyebabnya

Laporan BMKG, Diperkirakan Awal Ramadhan 2024 Kemungkinan Berbeda, Berikut Ini Faktor Penyebabnya

Laporan terbaru soal prakiraan hilal untuk menentukan awal Ramadhan 1445 Hijriah atau awal puasa di Indonesia telah dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Foto: Ist/Disway--

Berdasarkan hal-hal tersebut, paparan BMKG, secara penghitungan astronomis pelaksanaan rukyat hilal penentu awal bulan Ramadan 1445 H. 

Bagi yang menerapkan rukyat dalam penentuannya adalah setelah matahari terbenam tanggal 10, bagi yang di tempatnya konjungsi terjadi sebelum matahari terbenam. 

BACA JUGA: Ini 3 Bantuan Biaya Pendidikan untuk Mahasiswa Penerima KIP Kuliah 2024, Salah Satunya Uang Saku

BACA JUGA: Tragedi Menit 70 Mengubur Kemenangan Persib dari Barito Putera, Bojan Hodak Kembali Cemberut, Kumaha Bobotoh?

Sedangkan, tanggal 11 Maret 2024 bagi yang konjungsinya terjadi setelah matahari terbenam. 

"Sedangkan bagi yang menerapkan hisab dalam penentuan awal bulan Ramadan 1445 Hijriah, perlu diperhitungkan kriteria-kriteria hisab saat matahari terbenam tanggal 10 dan 11 Maret 2024 tersebut," jelas BMKG lagi.

Ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 10 Maret 2024, berkisar antara -0,33° di Jayapura, Papua; sampai dengan 0,87° di Tua Pejat, Sumatera Barat. 

Sedangkan ketinggian hilal di Indonesia saat matahari terbenam pada 11 Maret 2024, berkisar antara 10,75° di Merauke, Papua; sampai dengan 13,62° di Sabang, Aceh. 

Kemudian, elongasi di Indonesia saat matahari terbenam pada 10 Maret 2024, berkisar antara 1,64° di Denpasar, Bali; sampai dengan 2,08° di Jayapura, Papua. 

Sedangkan elongasi di Indonesia saat matahari terbenam pada 11 Maret 2024, berkisar antara 13,24° di Jayapura, Papua; sampai dengan 14,95° di Banda Aceh, Aceh. 

Nah, umur Bulan di Indonesia saat matahari terbenam pada 10 Maret 2024, berkisar antara -0,15 jam di Waris, Papua; sampai dengan 2,84 jam di Banda Aceh, Aceh. 

"Adapun umur bulan di Indonesia saat matahari terbenam pada 11 Maret 2024, berkisar antara 23,84 jam di Waris, Papua; sampai dengan 26,84 jam di Banda Aceh, Aceh," tulis BMKG. 

Selanjutnya, Lag di Indonesia saat matahari terbenam pada 10 Maret 2024, berkisar antara -0,35 menit di Jayapura, Papua; sampai dengan 5,45 menit di Tua Pejat, Sumatera Barat. 

Lag di Indonesia saat matahari terbenam pada 11 Maret 2024, berkisar antara 48,15 menit di Merauke, Papua; sampai dengan 60,09 menit di Sabang, Aceh. Fraksi Illuminasi Bulan di Indonesia saat matahari terbenam pada 10 Maret 2024, berkisar antara 0,02 persen di Denpasar, Bali; sampai dengan 0,03 persen di Jayapura, Papua. 

Adapun fraksi illuminasi bulan di Indonesia saat matahari terbenam pada 11 Maret 2024, berkisar antara 1,33 persen di Jayapura, Papua; sampai dengan 1,70 persen di Banda Aceh, Aceh. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: