Polisi Amankan Dua Pengamen Jalanan Mabuk dan Berkelahi di Taman Kota Tasikmalaya

Polisi Amankan Dua Pengamen Jalanan Mabuk dan Berkelahi di Taman Kota Tasikmalaya

Dua pemuda yang lagi mabuk dan berbuat keributan di Taman Kota Tasikmalaya diamankan Polisi, Minggu 15 Oktober 2023 dini hari. Istimewa--

Polisi Amankan Dua Pengamen Jalanan Mabuk dan Berkelahi di Taman Kota Tasikmalaya

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya Kota berhasil mengamankan dua orang pengamen jalanan yang terlibat pertikaian di Taman Kota, Jalan HZ Mustofa, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Minggu 15 Oktober 2023 dini hari.

Kedua pemuda tersebut, berinisial SH (20) dari Kampung Cikabirus, Desa Cigalontang, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya dan HF (37) dari Kampung Cihadiweug, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya, diduga terlibat dalam perkelahian sengit di lokasi kejadian.

Kasat Sabhara Polres Tasikmalaya Kota, Iptu Hartono, menyatakan bahwa kedua pemuda tersebut telah membuat keributan di wilayah Taman Kota.

BACA JUGA:Ini Duet Baru Persib Penantang David da Silva-Ciro Alves, Disambut Hangat Bobotoh, Sudah Dicoba Bojan Hodak

Menurut Iptu Hartono, pihaknya menerima laporan dari masyarakat seputar kejadian tersebut dan segera meresponnya.

"Kami segera menindaklanjuti laporan tersebut dan berhasil menemukan kedua pemuda yang terlibat perkelahian serta meresahkan warga sekitar," ujar Iptu Hartono.

Setelah dilakukan penangkapan, terungkap bahwa perkelahian tersebut terjadi akibat konsumsi minuman keras oleh kedua pemuda. Mereka diduga telah mengonsumsi minuman tersebut bersama-sama hingga akhirnya berujung pada pertengkaran dan saling serang.

"Masyarakat yang khawatir dengan situasi tersebut segera melaporkannya kepada pihak kepolisian," tambahnya.

BACA JUGA:Asli Bandung, Striker Muda Persib Ini Langkahi David da Silva dan Ciro Alves dalam Urusan Cetak Gol

Demi mencegah terjadinya hal-hal yang lebih serius, kedua pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Tawang, Polres Tasikmalaya, Kota untuk proses pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut.

"Ikhtiar tersebut dilakukan untuk menghindari konsekuensi yang lebih buruk di masa mendatang," tutup Iptu Hartono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: