Motif Buang Bayi Terbungkus Plastik di Culamega Tasikmalaya Terungkap, Ternyata karena Hal ini

Motif Buang Bayi Terbungkus Plastik di Culamega Tasikmalaya Terungkap, Ternyata karena Hal ini

Anggota Polsek Bantarkalong bersama tim medis Puskemas Culamega mengecek kondisi bayi laki-laki yang tega dibuang orang tuanya, Senin 11 September 2023. istimewa--

Motif Buang Bayi Terbungkus Plastik di Culamega Tasikmalaya Terungkap, Ternyata karena Hal ini

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya masih mendalami motif dibalik tindakan dua pelaku pembuang bayi laki-laki di Kecamatan Culamega, yakni RA (18) dan DP (18).

Keduanya mengakui bahwa alasan mereka melakukan tindakan membuang bayinya terbungkus plastik karena ada larangan dari orang tua mereka untuk memiliki anak. Sebab, mengingat usia pernikahan mereka yang masih sangat muda.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ari Rinaldo, menyatakan bahwa mereka berhasil mengamankan kedua pelaku kurang dari dua jam setelah penemuan bayi laki-laki di Desa Cipicung, Kecamatan Culamega, Kabupaten Tasikmalaya.

BACA JUGA:Tersedia KUR BRI 2023 hingga Rp 100 Juta Tanpa Jaminan, Cukup dengan KTP dan Persyaratan Ini

"Diamankan dalam waktu kurang dari dua jam setelah penemuan bayi. Anggota kami mendapatkan petunjuk di lapangan dan berhasil mengamankan orang tua bayi tersebut," ungkapnya kepada radartasik.com, Selasa 12 September 2023.

Pelaku pembuangan bayi merupakan ayah kandung dari bayi tersebut, DP. Sementara peran istrinya dalam peristiwa ini masih dalam penyelidikan oleh Polisi.

"Jadi, yang membuang bayi adalah sang ayah, sementara peran istrinya masih dalam penyelidikan, termasuk perannya dalam melahirkan bayi yang kemudian dibuang," tambahnya.

Motif dari tindakan tragis pasangan ini adalah larangan dari orang tua mereka karena usia pernikahan yang masih sangat muda.

BACA JUGA:Depot Air Isi Ulang di Kota Tasikmalaya Digerebek Polisi karena Jualan Minuman Keras

"Mereka melakukannya karena dilarang oleh orang tua mereka, mengingat usia mereka yang masih sangat muda alias baru menikah di usia muda," jelas Ari.

Keduanya juga mengakui bahwa memiliki anak begitu cepat setelah pernikahan yang baru berlangsung pada bulan Juni 2023 lalu, adalah beban yang terlalu berat bagi mereka. Bayi tersebut lahir hanya tiga bulan setelah pernikahan mereka.

"Jadi, meskipun mereka baru menikah pada bulan Juni 2023, mereka sudah memiliki anak pada bulan September 2023," pungkas Ari. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: