Gebuk Udinese 3-0, Federico Chiesa: Juventus Tak Hanya Bertahan di Belakang

Gebuk Udinese 3-0, Federico Chiesa: Juventus Tak Hanya Bertahan di Belakang

Federico Chiesa -Tangkapan Layar Instagram @juventus-

RADARTASIK.COM - Federico Chiesa menyebut Juventus tak hanya bertahan di belakang setelah gebuk Udinese 3-0 di Stadion Dacia Arena.

Pencetak gol pembuka Federico Chiesa menjelaskan Juventus saat ini bermain dengan taktik baru dan akan bermain lebih agresif.

Musim lalu, pelatih Max Allegri dikritik habis-habisan oleh para penggemar serta media karena Juventus bermain sangat membosankan.

Mereka hanya bertahan dan mengandalkan serangan balik, namun penampilan kali ini membuktikan Allegri akan menampilkan wajah baru Juventus yang bermain lebih menyerang.

BACA JUGA:Beda Nasib Thomas Doll dengan Bojan Hodak Pekan Ini, Persija Ditahan Imbang Arema FC 2-2  

Nyonya Tua unggul telak lewat gol pembuka Federico Chiesa, penalti Dusan Vlahovic dan sundulan Adrien Rabiot dari jarak dekat.

Kemenangan ini menjadi pesan bagi tim lain bahwa Juventus masih menjadi kandidat peraih scudetto setelah meraih kemenangan tandang pertama dengan tiga gol tanpa balas dalam kurun waktu lebih dari 20 tahun.

“Itu adalah penampilan yang hebat dan di babak pertama kami sangat intens, menyerang mereka dari atas dan itulah sepak bola modern,” kata Chiesa kepada DAZN. 

“Kami tidak boleh hanya diam di belakang, kami perlu menekan dan menekan, yang kami tunjukkan hari ini,” lanjutnya.

BACA JUGA:7 Kunci Kemenangan Persib dari PSIS Semarang, Pemain Naturalisasi Persib Membawa Kebangkitan

Chiesa kemudian menjelaskan arti selebrasinya dan mengakui kedatangan Francesco Magnanelli membuat Juventus tampil berbeda kali ini.

Magnanelli adalah mantan pemain Sassuolo yang bergabung dengan staf teknis Allegri untuk mewujudkan ide baru dan mengejar target lolos ke Liga Champions musim depan.

“Saya ingin melakukan seluncuran lutut untuk perayaan itu, karena saya sudah lama tidak melakukannya. Saya membuat lelucon kepada orang-orang di bangku cadangan bahwa saya akhirnya mencetak satu gol,” tuturnya.

“Kami tidak statis, kami banyak bergerak, dan itulah yang diminta pelatih dari kami. Dengan kedatangan Francesco Magnanelli juga, kami mencoba taktik baru ini,” ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: