Ritual Seks di Gunung Kemukus, Ingin Kaya Ratusan Peziarah Bukan Pasutri Bersetubuh Masal

Ritual Seks di Gunung Kemukus, Ingin Kaya Ratusan Peziarah Bukan Pasutri Bersetubuh Masal

Ritual seks di Gunung Kemukus berpuluh tahun menjadi imej buruk kawasan wisata religi di Kabupaten Sragen .-dok jatengprov-

Raden Ayu Ontrowulan yang menyusul ke Gunung Kemukus juga meninggal dunia di sana.

BACA JUGA:Istana Alhambra Andalusia Jejak 800 Tahun Kejayaan Islam yang Akhirnya Runtuh

Keduanya oleh warga dimakamkan dalam satu liang lahat.

Ada versi cerita lainnya yang mengatakan Pangeran Samudra dan Raden Ayu Ontrowulan bertemu di Gunung Kemukus.

Lama tak bertemu keduanya menumpahkan rasa rindu hingga berhubungan badan. 

Perbuatan keduanya diketahui warga hingga akhirnya keduanya dibunuh. Lalu dimakamkan dalam satu liang lahat.

Menurut kisah versi ini, sebelum meninggal Pangeran Samudra berujar bahwa siapa pun yang melanjutkan hubungan intim seperti dirinya, maka semua keinginannya akan terkabul.

Cerita versi lainnya ada juga. Tetapi yang terkenal dan diyakini para peziarah adalah versi kedua tadi.

Makanya banyak peziarah berbondong-bondong datang ke Gunung Kemukus ini untuk melanjutkan ritual Pangeran Samudra dan Ontrowulan.

Yaitu berhubungan intim bukan dengan pasangan yang sah. 

Di dekat makam Pangeran Samudra dan Ontrowulan tersebut ada sumber mata air.

Salah satu syarat sebelum ritual semua peziarah wajib mandi di sana.

Setelah mandi peziarah melakukan ritual ritual seks di Gunung Kemukus yaitu berhubungan badan bukan dengan pasangan sah.

Para peziarah itu kalau sudah menemukan pasangan untuk bercinta, mereka akan mencari tempat di kawasan Gunung Kemukus.

Setiap pasangan akan tidur bersama dalam satu sarung dan melakukan ritual anehnya di sarung itu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: