Siswa SD Selamatkan Diri saat Gempa Terjadi, Pentingnya Simulasi Tanggap Bencana

Siswa SD Selamatkan Diri saat Gempa Terjadi, Pentingnya Simulasi Tanggap Bencana

Puluhan Siswa SDN Cicariu saat simulasi tanggap bencana, Sabtu 26 November 2022.-Istimewa-radartasik.disway.id

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Suara alarm mendadak terdengar kencang dari area Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cicariu, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya, Sabtu 26 November 2022. 

Alarm ini merupakan peringatan terjadinya bencana gempa bumi. Bunyi alarm kemudian disusul dengan puluhan siswa SD yang tampak melindungi kepala mereka dengan tas gendongnya. Itulah cara siswa SD selamatkan diri saat gempa terjadi.

Puluhan siswa ini kemudian berbaris sambil berjalan cepat keluar kelas. Mereka kemudian menuju areal lapangan sekolah. 

Setelah itu, mereka berkumpul sembari diarahkan oleh para gurunya untuk membuat barisan.

BACA JUGA:Lowongan Kerja Terbaru dari Shafira Corporation untuk Penempatan di Tasikmalaya, Cek Kualifikasinya di Sini

BACA JUGA:Soal UMP Jabar Naik 2023, Pak Uu: Saya...di Tengah-Tengah, Buruh dan Pengusaha Belum Klik soal Besaran Upah

Aksi ini merupakan kegiatan simulasi tanggap bencana yang dilakukan pihak SDN Cicariu. Menurut salah seorang Guru Kelas SDN Cicariu, Heriyanto, simulasi ini sangat penting untuk dipahami para siswa.

"Terutama memberikan pendidikan kepada peserta didik kami, sehingga mereka bisa memiliki pengetahuan menyelamatkan diri setelah mengikuti simulasi tanggap bencana," paparnya kepada wartawan.

"Harapan kami tentunya di Kota Tasikmalaya tidak ada bencana. Tapi, kalau misalnya terjadi bencana berarti kita sudah mempersiapkan peserta didik untuk tanggap dengan kebencanaan," sambungnya.

Kegiatan simulasi tanggap bencana menurutnya akan terus berlanjut sebagai langkah antisipasi.

BACA JUGA:Menangkap Peluang Baru di Jalan Pedestrian Cihideung, Jasa Sewa Payung Geulis Tarif Seikhlasnya

BACA JUGA:Yellow Home Buka Lowongan Kerja Terbaru untuk Video Editor dan Content Creator, Plus Bisa Main GTA

"Kami secara kontinyu akan melakukan kegiatan ini. Hari ini kami prioritaskan untuk tanggap bencana gempa bumi dan kebakaran. Tetapi secara berkelanjutan kami akan memberikan edukasi seperti terkait tsunami dan bencana lainnya," terangnya.

Dia menambahkan, pihak sekolah melakukan kegiatan ini bekerjasama dengan BPBD dan Damkar Kota Tasikmalaya.

Sumber: