Soal Kasus Bully Bocah SD di Kabupaten Tasikmalaya Wagub Jabar Beri Klarifikasi

Minggu 24-07-2022,08:00 WIB
Editor : Tiko Heryanto

TASIKMALAYA, RADARTASIK – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengklarifikasi pernyataannya yang menganggap candaan seolah-olah menyetubuhi hewan adalah hal biasa.

"Saya secara pribadi meminta maaf kepada masyarakat tapi konteksnya perasaan saya sudah selesai saya berstatmen secara resmi," ucap Uu dalam video klarifikasi yang diterima jpnn.com, Sabtu 23 Juli 2022. 

Orang nomor dua di Jawa Barat tersebut lebih lanjut menjelaskan, candaan seolah-olah menyetubuhi hewan seperti itu nyata adanya sejak dirinya masih kecil. 

Kendati demikian, apapun bentuk bully atau perundungan menurut Uu, tidaklah dibenarkan baik secara aturan negara maupun agama. 

BACA JUGA:Polda Jabar Akan Umumkan Hasil Penanganan Kasus Bullying Anak di Tasikmalaya yang Berujung Maut

"Saya teringat ketika saya kecil, dan hal semacam itu dilarang yah ga boleh. Tapi maksud saya mengolok-olokan itu ga boleh apalagi melakukannya. disebut hal biasa karena pernah saya alami tapi itu tidak boleh dan tidak baik menurut agama," tegasnya. 

Uu pun mengajak masyarakat untuk memberikan edukasi yang baik terhadap generasi muda atau anak-anak, agar peristiwa bully tidak lagi terjadi dikemudian hari. 

"Mari kita tingkatkan pemahaman dan edukasi bagi anak-anak kita. Mudah-mudahan hal seperti itu tidak terulang lagi," harap Uu.

BACA JUGA:Polda Jabar Turunkan Tim ke Tasikmalaya, Mendalami Kasus Bully Murid SD, 15 Saksi Telah Diperiksa

Sebelumnya,  Wagub Jabar Uu Ruzhanul Ulum menganggap candaan seolah-olah bersetubuh dengan hewan merupakan hal yang biasa.

Semasa kecil, orang nomor dua di Jabar itu pernah mendengar adanya candaan seperti itu. 

"Mohon maaf yah, saya juga dulu pernah lah melakukan hal semacam itu, sering saya denger kejadian seperti itu. Bahkan temen saya (seolah-olah bersetubuh) dengan kerbau dan tetangga saya dengan ayam, candaan biasa lah, mungkin karena ada medsos itu jadi viral," ucap Uu saat mengunjungi keluarga korban bully di Tasikmalaya, Sabtu 23 Juli 2022. (jpnn) 

Kategori :