Pengasuh Pesantren di Tasikmalaya Dibacok Tetangganya, Gegara Ditawari Minum Kopi

Pengasuh Pesantren di Tasikmalaya Dibacok Tetangganya, Gegara Ditawari Minum Kopi

Salah satu korban pembacokan usai mendapatkan penanganan medis setelah dibacok tetangganya, Kamis 22 Februari 2024. istimewa--

Pengasuh Pesantren di Tasikmalaya Dibacok Tetangganya, Gegara Ditawari Minum Kopi

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Dua Warga Kampung Cipertani Desa Karangmekar Kecamatan Karangnunggal Kabupatem Tasikmalaya dibacok tetangganya, Kamis 22 Februari 2024 pagi. 

Korban adalah Engkus (53), pengasuh pondok pesantren dan Dana (35). Kejadian tersebut diperkirakan terjadi pada pukul 06.30 saat korban keluar dari rumahnya. 

Korban bernama Engkus (53) saat itu hendak keluar dari rumahnya, lalu di sekitar gang kobong santri bertemu dengan pelaku. Saat itu dirinya berpapasan dan menawarkan kopi kepada pelaku.

BACA JUGA:Kepala KUA dan Kepala Madrasah Berprestasi Bakal Diangkat Jadi Petugas Haji 2024

"Saya saat iti menyapa dan menawari kopi. Tapi pelaku malah mengatakan ngopi-ngopi? rokoknya mana," ujar Engkus kepada wartawan.

Tiba-tiba, terang dia, pelaku langsung membacokan sebuah kampak yang tidak diketahui dibawanya. 

"Pelaku membacokan kampak mengenai kepala belakang saya yang kebetulan menggunakan peci sehingga sedikit terlindungi," terangnya.

Setelah itu, dirinya lari ke atas arah kobong santri putra karena dikejar pelaku. Korban lalu meminta bantuan kepada santri agar pelaku menjauh dari lokasi. Pelaku pun lalu berhenti mengejarnya. 

BACA JUGA:Keren, Penjabat Wali Kota Bersama Suami Tampil Memakai Batik Khas Banjar

"Pelaku akhirnya pergi dari sekitar lokasi pesantren. Ketika pergi tak jauh dari lokasi pertama berpapasan lagi dengan warga bernama Dana (35) dan meminta rokok," bebernya.

Namun, karena korban tidak punya rokok pelaku lalu mengancam akan membunuhnya dengan sebuah kampak yang dibawanya.

Pelaku akhirnya terus memaksa meminta rokok dan membacokan kampak tersebut ke kepala korban Dana.

Namun karena korban memakai topi dan yang dibacokan adalah kampak bagian kepalanya yang tumpul. Sehingga korban hanya mengalami luka memar di kepala bagian atas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: