Situasi Makin Panas, Pejuang Hamas di Lebanon Kirim 20 Rudal ke Israel

Situasi Makin Panas, Pejuang Hamas di Lebanon Kirim 20 Rudal ke Israel

Ilustrasi pejuang Hamas -Tangkapan Layar X-

RADARTASIK.COM - Brigade Al-Qassam, sayap militer pejuang Hamas di Lebanon kirim 20 rudal ke Israel yang menunjukkan situasi makin panas dalam sebuah pernyataan yang diposting melalui platform "Telegram".

Pejuang Hamas di Lebanon tersebut mengumumkan telah menyerang pemukiman Shlomi, Nahariya, dan sekitarnya di wilayah utara Palestina yang diduduki Israel dengan 20 rudal sebagai tanggapan terhadap perang di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan terpisah, kelompok Hizbullah Lebanon juga mengklaim mereka telah menargetkan barak Hanita Israel dengan peluru kendali "sebagai respons atas pembunuhan dan luka-luka yang dialami oleh jurnalis di Lebanon selatan

Hizbullah menambahkan serangan tersebut mengakibatkan sejumlah kematian dan luka-luka di antara pasukan Israel.

BACA JUGA:TEGAS! Seumur Hidup Di-black List Naik Kereta Api Bagi Pencuri iPad dan Laptop di Tawang Jaya Premium

Disisi lain, tentara Israel mengumumkan mereka menyerang infrastruktur militer di Lebanon dan mengakui ada serangan balasan erhadap pasukannya.

"Kapal tempur Angkatan Darat sedang menyerang infrastruktur militer di Lebanon, Pada saat yang bersamaan, ada laporan penembakan terhadap pasukan tentara Israel di perbatasan Lebanon, dengan pasukan tentara melakukan pembalasan dengan tembakan," bunyi pernyataan resmi pihak Isarel.

Memburuk situasi yang teradi di Lebanon, beberapa kota di Israel utara kembali ditempatkan dalam status siaga dan sirene peringatan diaktifkan di daerah perbatasan karena adanya ancaman rudal.

Tembak-menembak juga terus berlangsung di kedua sisi perbatasan Israel-Lebanon sepanjang hari Minggu, 15 Oktober kemarin.

BACA JUGA:Bagus, Pemain Asing Persib Ini Kecanduan Mencetak Gol, Padahal Posisi Bermainnya Jauh dari Lini Serang

Sementara itu, 1.400 orang Israel tewas akibat serbuan pejuang Hamas pada 7 Oktober silam menurut penyataan kantor Perdana Menteri.

"Lebih dari 1.400 orang telah tewas, dan lebih dari 120 warga Israel diculik," kata Tal Heinrich, juru bicara Kantor Perdana Menteri, dalam konferensi pers yang dikutip dari Al-Quds Al-Arabi.

Kepala Staf Angkatan Darat Israel, Herzi Halevy, juga mengumumkan mereka saat ini sedang bersiap meluncurkan operasi militer darat ke Jalur Gaza dalam waktu dekat.

"Kami akan memasuki Gaza, dan kami akan menangani semua pejuang Hamas. Kami akan meraih kemenangan atas Hamas," kata Halevy dalam pidatonya di hadapan sejumlah tentara Israel di sekitar Jalur Gaza.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: