Cicak Kering Diekspor ke China, Omzet Rp15 Juta Per Hari

Cicak Kering Diekspor ke China, Omzet Rp15 Juta Per Hari

Para pekerja mengolah cicak basah menjadi cicak kering di rumah Sugandi di Kabupaten Cirebon. Cicak kering dari Cirebon diekspor ke China.-Radarcirebon.com-

Berbeda dengan pengepul dari luar kota, hitungannya per kuintal, dan biasanya barang datang 3 hari sekali.

BACA JUGA: Harga Cicak Basah Rp 52 Ribu Per Kg, yang Kering Rp 380 Ribu, Pengepulnya Ada di Daerah Ini…

Setiap hari rata-rata ia menerima cicak basah seberat Rp150 kilogram. Masih kata Gandi, itu jauh berkurang. Dibanding beberapa tahun silam yang mencapai 1 ton/hari.

Dia tak membatasi kuota cicak. Berapa pun banyaknya akan dibeli. Cicak yang baru diterima langsung dimasukkan ke lemari pendingin. Menghindari proses pembusukan.

Biasanya, cicak diburu menggunakan lem tikus. Yang direkatkan pada ujung benda panjang seperti kayu. Bukan saja cicak yang biasa menempel di dinding.

BACA JUGA: Ridwan Kamil Minta Guru Awasi Jam-jam Kritis untuk Cegah Perundungan Antarsiswa

Tapi, kata Gandi, cicak-cicak yang ditemui di perkebunan yang banyak merayap di tanah. Tak ada kriteria cicak khusus.

Meski sudah puluhan tahun melakoni bisnis cicak kering yang diekspor dari Cirebon ke China, namun Sugandi tidak mengetahui pemanfaatannya. Meski ada yang bilang untuk kosmetik hingga obat.

Namun, hingga kini bisnis cicak kering dari Cirebon yang dirintis Sugandi masih terus eksis dan mempekerjakan warga setempat. Kebanyakan ibu-ibu.

BACA JUGA: Pengantin Pria Tak Kunjung Datang ke Pelaminan, Kemudian Dilaporkan ke Polisi, Kini Nasibnya Tragis…

Proses pengolahan cicak kering dari Cirebon tersebut menggunakan oven. Yang kemudian di-packing hingga barang siap kirim dan menuju ke lokasi tujuan di luar negeri.

Dalam kepercayaan masyarakat China alias Tiongkok, cecak kering dapat berfungsi sebagai obat untuk berbagai jenis penyakit.

Mulai dari penyakit ringan hingga penyakit cukup berat. Misalnya batuk, asma, wasir, gangguan pencernaan, atau penyakit kulit.

BACA JUGA: Kakak-Adik Curi Motor Petani, Ketahuan Lalu Dihajar Warga, Satu Orang Tewas

Ekspor cicak kering ke Negeri Tirai Bambu sebenarnya bukan hanya dilakukan warga Kabupaten Cirebon. Doni Adityawarman, warga Padang pun melakukan hal yang sama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: