Musim Pemilu 2024 Bikin Perajin Alat Tradisional di Ciamis Kebanjiran Berkah

Musim Pemilu 2024 Bikin Perajin Alat Tradisional di Ciamis Kebanjiran Berkah

Aktivitas perajin alat-alat musik tradisional di Saung Kadali Kancana Desa Hujungtiwu Kecamatan Panjalu Kabupaten Ciamis, Jumat 2 Februari 2024. istimewa--

Musim Pemilu 2024 Bikin Perajin Alat Tradisional di Ciamis Kebanjiran Berkah 

CIAMIS, RADARTASIK.COM - Pemilu 2024 tidak hanya membuat percetakan saja yang kebanjiran berkah. Tetapi juga para perajin alat-alat musik tradisional yang ikut kebanjiran pesanan

Perajin alat-alat musik tradisional seperti Saung Kadali Kancana di Desa Hujungtiwu Kecamatan Panjalu, mendapatkan kebanjiran pesanan untuk membuat kohkol sebanyak 3.500 biji.

Ketua Ekonomi Kreatif Saung Kadali Kancana Upen Suhendar mengatakan, Pemilu 2024 saat ini membuat para perajin mendapatkan banjir berkah. 

BACA JUGA:Gagean New Honda Stylo 160 Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasi dan Harga Motor Modern Klasik Retro Terbaru

Sebab, ada pemesanan alat musik tradisional kohkol di Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Kuningan dengan total pemesanan sejumlah 10.000 biji. 

"Kita perajin alat-alat musik tradisional saat ini ketiban berkah Pemilu 2204, sehingga mendapatkan omzet puluhan juta," katanya kepada Radar Tasikmalaya, Jumat 2 Februari 2024.

"Sebab ada pemesanan 10.000 biji kohkol. Kalau dari Kabupaten Ciamis sejumlah 5.500 dengan dikerjakan perajin di desa 3.500 biji dan perajin Cisaga 2.000 biji. Sisanya dikerjakan di Kabupaten Kuningan," sambungnya.

Pesanan 10.000 alat musik tradisional kohkol ini, terang dia, dengar-dengar rencananya untuk kegiatan rekor Muri yang berhubungan dengan kampanye Pemilu 2024 di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta pada Sabtu 3 Februari 2024. 

BACA JUGA:Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Siap Amankan Logistik Dugaan Pelanggaran Pemilu 2024

Pesanan ini dikerjakan sejak Sabtu kemarin atau lima hari pengerjaan. Pihaknya memberdayakan kelompok perajin kesenian tradisional di Kabupaten Ciamis. 

"Dalam mengejar target tersebut, saya memberdayakan pengrajin dan komunitas kesenian tradisional yang lain di Kabupaten Ciamis," terangnya.

Selain pemesanan, ia pun berharap sebagai Ketua Saung Kataji pesanan kohkol ini tidak hanya untuk seremonial saja. 

Tetapi bagaimana agar alat musik tradisional mampu eksis kembali. Dengan begitu baik pengrajin atau pemain alat musik tradisional mampu diberdayakan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: