Kenaikan Tarif Air PDAM di Kota Banjar, Kata Wali Kota: Sudah Sesuai Kepgub Jabar!

Kenaikan Tarif Air PDAM di Kota Banjar, Kata Wali Kota: Sudah Sesuai Kepgub Jabar!

Kenaikan Tarif Air PDAM di Kota Banjar, Kata Wali Kota: Sudah Sesuai Kepgub Jabar.-Foto: anto sugiarto/radartasik.disway.id-

Kenaikan Tarif Air PDAM di Kota Banjar, Kata Wali Kota: Sudah Sesuai Kepgub Jabar!

KOTA BANJAR, RADARTASIK.COM - Wali Kota Banjar Hj Ade Uu Sukaesih angkat bicara terkait tuntutan massa aksi terkait tarif air PDAM belum lama ini. 

Menurut orang nomor satu di Kota Banjar itu mengaku hampir tiga tahun menunda-nunda kenaikan tarif air PDAM karena sebelumnya terdampak wabah Covid-19. 

"Kita sebetulnya menunda-nunda terkait kenaikan tarif air PDAM, sudah dua tahun ini tidak pernah menaikkan karena Covid-19," ucapnya Senin 23 Oktober 2023. 

BACA JUGA:Jangan Dilepas, Ini Fungsi Penting dari Spakbor Sepeda Motor

Diakuinya kenaikan tarif air PDAM mengacu pada Keputusan Gubernur atau Kepgub Jawa Barat tahun 2021 tentang tarif batas atas dan batas bawah air minum BUMD. 

Berdasarkan Kepgub tersebut, PDAM di masing-masing daerah di wilayah Jabar harus menaikkan tarif air PDAM maksimal Rp7.900 per meter kubik. 

"Dan minimal Rp7.300 per meter kubik, namun berdasarkan Perwal Wali Kota Banjar kenaikan tarif air PDAM di bawah minimal yakni Rp6.800," tegasnya. 

Pihaknya pun harus melaksanakan Kepgub tersebut karena hal itu merupakan aturan yang harus dilaksanakan dan daerah lain pun sudah ada yang menerapkan. 

BACA JUGA:Sering Selamatkan Persib dari Kekalahan, Ezra Walian Punya Julukan Baru dari Bobotoh yang Mirip Legenda MU

"Nah karena sekarang pandemi Covid-19 sudah selesai, maka Kepgub tersebut harus kita laksanakan," pungkasnya. 

Alasan lain kenaikan tarif air PDAM, tidak menginginkan adanya kerugian dari segi operasional yang terus membengkak akibat kebocoran pipa.

Pasalnya hampir 40 tahun lebih pipa milik PDAM belum pernah dilakukan pergantian sehingga banyak terjadi kebocoran, maka harus dilakukan revitalisasi.

"Karena banyak kebocoran pipa maka perlu dilakukan revitalisasi," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: