Cegah Terjadinya Pelecehan Seksual, Poltekes Kemenkes Tasikmalaya Berikan Edukasi di SDN Sindanggalih

Cegah Terjadinya Pelecehan Seksual, Poltekes Kemenkes Tasikmalaya Berikan Edukasi di SDN Sindanggalih

Tim Pengabdian Masyarakat Jurusan Kebidanan Poltekes Kemenkes Tasikmalaya , berfoto bersama anak-anak SD Negeri Sindanggalih usai penyuluhan dan edukasi pencegahan pelecehan seksual.-Foto: tangkapanlayar/dok poltekes kemenkes tasikmalaya-

Cegah Terjadinya Pelecehan Seksual , Poltekes Kemenkes Tasikmalaya Lakukan Edukasi di SDN Sindanggalih

KOTA TASIK, RADARTASIK.COM - Untuk mencegah terjadinya pelecehan seksual, Poltekes Kemenkes Tasikmalaya berikan edukasi untuk para guru dan murid kelas 4,5, dan 6 di SDN Sidanggalih Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya pada Jumat 28 Juli 2023.

Edukasi yang diberikan oleh tim dari Jurusan Kebidanan Poltekes Kemenkes Tasikmalaya ini dipimpin oleh Etin Rohmatin, SST.,M.Kes bersama dosen dan mahasiswa yang ikut terlibat langsung kegiatan edukasi tersebut.

Edukasi yang diberikan, tidak hanya sekadar edukasi biasa. Dalam mencegah terjadinya pelecehan seksual di masyarakat, tim dosen dan mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Kebidanan dan Profesi Bidan Poltekes Kemenkes Tasikmalaya ini melakukannya melalui ProUDY Edukasi Games atau disingkat PEG.

ProUDY merupakan aplikasi game edukasi yang dapat diunduh mellaui Play Store yang bentuknya buku dan juga komik ProUDY, sehingga menarik untuk dibaca serta dipelajari oleh anak-anak sekolah dasar.

BACA JUGA:Terlalu, 3 Armada Pemadam Kebakaran untuk Tanggulangi Bencana di 39 Kecamatan Tasikmalaya

“Edukasi untuk guru dan murid di sekolah dasar ini merupakan salah satu program pengabdian masyarakat dari Juruasan Kebiadanan Poltekes Kemenkes Tasikmalaya, kami tim dose dan mahasiswa terjun langsung ke sekolah untuk memberikan edukasi,” jelas Etin.

Media edukasi yang diguanakan adalah melalui buku PEG yang telah dibuat dan disusun khusus untuk pencegahan terjadinya pelecehan seksual di masyarakat.

“Bermula dari keprihatinan kami minimnya edukasi tentang pencegahan terhadapnya pelecehan seksual di masyarakat, sehingga kami terdorong untuk dapat membuat media pembelajaran dan mengaplikasikan secara langsung ke sekolah,” ungkapnya lagi.

Sebagi ketua pim Pelaksana Kegiatan Etin Rohmatin, SST., M.Kes. mengungkapkan, kegiatan yang dilaksanakan tidak hanya sekadar memberikan penyuluhan akan tetapi juga dilaksanakanpendampingan langsung kepada siswa di SDN Sindanggalih Kelurahan Kahuripan Kecamatan Tawang Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:Masyarakat Adat Kampung Naga Curhat ke Kapolres Tasikmalaya Soal Ini

“Kami memilih kegiatan ini, dikarenakan begitu banyak potensi terjadinya pelecehan seksual kepada anak usia sekolah dasar, yang terjadi di masyarakat dan masih ada terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya,” ujarnya.

Etin menjelaskan bahwa masih banyak anak usia sekolah dasar yang tdak tahu tentang potensi terjadinya pelecehan seksual yang bisa mengancam diri mereka.

“Banyak anak usia SD yang belum mengetahui mengenai pendidikan seks usia dini yang bisa menyebabkan terjadinya pelecehan seksual."

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: