Pesantren Daarul Anba Berkurban, KH Achef Ingatkan Sifat Kehewanan pada Diri Kita

Pesantren Daarul Anba Berkurban, KH Achef Ingatkan Sifat Kehewanan pada Diri Kita

Pesantren Daarul Anba Bantargedang Kota Tasikmalaya berkurban sapi dan domba.-Istimewa-

Pesantren Daarul Anba Berkurban, KH Achef Ingatkan Sifat Kehewanan pada Diri Kita

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Keluarga besar Pesantren Daarul Anba Bantargedang Kota Tasikmalaya menyembelih hewan kurban pada Rabu 29 Juni 2023. Kali ini 1 ekor sapi dan 6 ekor domba.

Seperti halnya tahun lalu, kegiatan ini tidak dihadiri secara langsung pimpinan pesantren yang sedang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Meski demikian, kegiatan tetap berjalan khidmat.

Selepas salat Iduladha di Masjid Al-Abror Kompleks Pesantren Bantargedang, Ketua Panitia Kurban Ustaz Nandang Jaelani SPdI memimpin prosesi penyembelihan.

BACA JUGA: Perum PDK Cikunten Indah Sembelih 11 Sapi Kurban

Ustaz Nandang mengungkapkan nilai-nilai kurban harus dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-sehari, termasuk dalam hal belajar dan mengaji di lingkungan pesantren bagi para santri.

”Banyak sekali nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah kurban. Semuanya harus dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari terutama bagi para santri dalam hal belajar dan mengaji di pesantren,” ujarnya.


Pesantren Daarul Anba Bantargedang Kota Tasikmalaya berkurban 1 sapi dan 6 domba.-Istimewa-

Untuk kesekian kali, Ustaz AM Hurhabib mendapat amanat dari pimpinan pesantren untuk menyembelih hewan kurban.

”Sebenarnya ini adalah amanat yang cukup berat bagi saya karena berkaitan dengan keabsahan ibadah kurban. Tapi atas pertolongan Allah SWT, alhamdulillah amanat telah ditunaikan dengan baik,” tuturnya.

BACA JUGA: 2 Tanda Haji Mabrur dan Fadillah Idul Adha Ternyata Begini

Terpisah, Pimpinan Pesantren Daarul Anba Bantargedang KH Achef Noor Mubarok MR Lc yang sedang menjalankan ibadah haji di Tanah Suci, mengirim pesan melalui pesan elektronik.

KH Achef berpesan bahwa dengan berkurban kita harus bisa menghilangkan sifat kehewanan pada diri kita. Sifat kehewanan ini bisa berupa sombong, angkuh, selalu mementingkan kepentingan diri sendiri, tidak peduli kepada sesama dan sebagainya.

”Berkurban hakikatnya adalah menyembelih sifat kehewanan yang ada pada diri manusia,” ungkapnya singkat.

Kegiatan ibadah kurban ini melibatkan karyawan pesantren dan santri. Mereka bekerja sama mengelola hasil sembelihan kurban sehingga siap didistribusikan kepada para penerima manfaat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: