Satu Tahun Kepemimpinan Viman–Diky, Kota Tasikmalaya Perkuat Fondasi Pembangunan Berkelanjutan
Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.BA dan Rd. Diky Candra Negara. istimewa for radartasik.com--
TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Satu tahun kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan, S.T., M.BA dan Rd. Diky Candra Negara, menjadi tonggak penting dalam penguatan arah pembangunan daerah yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan.
Sejak dilantik pada 20 Februari 2025, Pemerintah Kota Tasikmalaya melakukan reprioritisasi anggaran secara terukur dan tepat sasaran agar setiap program pembangunan memberi dampak langsung bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan visi pembangunan daerah, yakni Tasikmalaya sebagai Kota Industri, Jasa, dan Perdagangan yang Religius, Inovatif, Maju, dan Berkelanjutan.
Untuk mewujudkannya, pemerintah menetapkan tujuh program prioritas, yaitu Tasik Pintar, Tasik Religius, Tasik Gemas, Tasik Resik, Tasik Pelak, Tasik Nyaman, dan Tasik Melayani.

Capaian program Tasik Pintar. --
Penguatan Pendidikan dan Karakter
Melalui program Tasik Pintar, Pemerintah Kota Tasikmalaya terus memperluas akses serta meningkatkan mutu layanan pendidikan.
Pembangunan ruang kelas baru dan rehabilitasi ruang belajar dari jenjang PAUD hingga SMP dilaksanakan secara bertahap.
Lebih dari 2.000 paket perlengkapan sekolah dan alat peraga pembelajaran juga telah disalurkan untuk menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan berkualitas.

Program Tasik Religius. --
Sebagai daerah yang dikenal sebagai Kota Santri, penguatan nilai keagamaan menjadi bagian penting pembangunan sumber daya manusia.
Program Tasik Religius menghadirkan berbagai inovasi pembinaan keagamaan, salah satunya OHAN HAFIDZ (One Kelurahan One Hafidz) yang berhasil mencetak hafidz dan hafidzah di tingkat kelurahan.
Dukungan juga diberikan kepada lebih dari 15 ribu santri diniyah melalui fasilitasi sarana, prasarana, dan pembinaan berkelanjutan.
Kesehatan, Lingkungan, dan Infrastruktur
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: