Aseng Peragakan 27 Adegan Pembunuhan Mantan Dandim di Lembang, Penyidik Temukan Sejumlah Fakta Baru

Aseng Peragakan 27 Adegan Pembunuhan Mantan Dandim di Lembang, Penyidik Temukan Sejumlah Fakta Baru

HH alias Aseng saat menjalani rekonstruksi kasus pembunuhan purnawirawan TNI AD di Lembang yang digelar Polda Jabar pada Senin, 5 September 2022. Foto: jabarekspres--

BANDUNG,RADARTASIK.COM – Polda Jabar melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan mantan Dandim purnawirawan TNI AD Letkol Muhamad Mubin oleh pengusaha berinisial HH alias Aseng di Lembang, pada 16 Agustus lalu. 

Jalannya rekontruksi kasus yang sempat menghebohkan warga Bandung itu dilakuka dengan pengawalan ketat.

Dalam rekontruksi tersebut, Polda Jabar juga mengerahkan personel Brimob untuk mengamankan jalannya proses rekonstruksi yang digelar secara terbuka tersebut. 

BACA JUGA:Ejekan Ini Penyebab Aipda RH Tembak Aipda Karnain

BACA JUGA:Dorrr... Bhabinkamtibmas Ditembak Provos di Dada dari Jarak Dekat, Korban Tewas di Hadapan Istri dan Anaknya

BACA JUGA:Terungkap, Urutan Waktu Polisi Tembak Polisi di Lampung

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo menjelaskan, rekonstruksi yang digelar pada Seni pagi, 5 September 2022 sekitar pukul 10.00 itu, tersangka Aseng melakukan 27 adegan.

“Ada 27 adegan diperagakan tersangka HH,” ujar Ibrahim Tompo seperti dilansir Jabarekspres.com, Senin 5 September 2022.

Ibrahim mengatakan rekontruksi itu selain dihadiri keluarga tersangka dan jaksa penuntut umum, juga pantau oleh petugas Pomdam III Siliwangi dan anggota Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD).

BACA JUGA:Polisi Mau Usut Dugaan Pelecehan Seksual Putri Candrawathi di Magelang, Sesuai Rekomendasi Komnas HAM

BACA JUGA:LPSK Sebut 7 Kejanggalan Pengakuan Putri Candrawathi Jadi Korban Pelecehan Seksual oleh Brigadir J di Magelang

Terlihat HH alias Aseng, memperagakan adegan demi adegan pembunuhan purnawirawan TNI itu dalam balutan baju tahanan berwarna biru dengan tangan terborgol.

Secara keseluruhan, waktu yang dibutuhkan untuk kegiatan rekontruksi pembunuhan itu hampir mencapai empat jam.

“Kurang lebih empat jam,” ungkapnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: jabarekspres.com