Staf Kantor Dikerahkan Angkut Sampah

Staf Kantor Dikerahkan Angkut Sampah

RADARTASIK, KOTA TASIKMALAYA – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tasikmalaya diberi mandat untuk mengangkut sampah secara maraton. Staf kantor pun dikerahkan untuk bergerak ke lapangan.

Hal itu diakui Kepala DLH H Deni Diyana yang mengatakan bahwa Wali Kota Tasikmalaya H Muhammad Yusuf memberikan rush program. Yakni untuk menangani secara cepat masalah penumpukan-penumpukan sampah. ”Maka kita pun melakukan upaya ekstra,” ujarnya kepada Radar, Selasa (24/5/2022).

Salah satunya yakni menerjunkan staf-staf yang sebelumnya bekerja di belakang meja. Mereka digerakkan untuk ikut melakukan pengangkutan sampah di jalan. ”Ada sekitar lima orang staf yang turun mengangkut sampah pakai pikap,” ucapnya.

Pihaknya mengakui bahwa tugas lapangan itu bukan tanggung jawab para staf administrasi. Namun jika tidak bergotong royong, maka persoalan penumpukan sampah akan berat tertangani. ”Karena kalau mengandalkan petugas pengangkut, tentu akan berat,” ujarnya.

BACA JUGA: Yusuf Minta Pensiunan PNS Jangan Berhenti Beri Ide dan Pemikiran

Selain itu, petugas pengangkut sampah pun didorong kerja cepat. Risikonya, mobilitas petugas harus lebih banyak dalam upaya pengangkutan sampah. “Karena armada kita kan juga kurang, ya mau tidak mau lebih banyak bolak-balik,” tuturnya.

Langkah tersebut sudah diterapkan DLH sejak pekan lalu di mana penumpukan sampah cukup banyak ditemui. 

Saat ini tumpukan sampah baik di kontainer maupun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) liar pun sudah semakin sedikit. ”Kalau minggu kemarin memang banyak, sekarang sudah lebih terkendali,” katanya.

BACA JUGA: Terkini, Kondisi 7 Ekor Sapi di Kota Tasik Positif PMK

Sebelumnya, Wali Kota H Muhammad Yusuf menginstruksikan DLH untuk gerak cepat dalam menangani penumpukan sampah. Hal ini supaya masyarakat tidak terganggu oleh pemandangan tidak elok serta bau tak sedap. ”Minggu ini saya minta harus beres,” ujarnya.

Di samping instruksi, pihaknya pun memberi dukungan kepada DLH. Karena dia pun memahami keterbatasan yang dimiliki DLH baik dalam hal sumber daya manusia (SDM) maupun sarana dan prasarana. ”Di Ciangir (Tempat Pembuangan Akhir) sekarang kita turunkan beberapa alat berat supaya bisa diratakan,” ucapnya.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk bisa lebih bijak. Khususnya dalam hal membuang sampah agar ditempatkan di tempat yang sudah disediakan. ”Jangan sembarangan membuangnya,” tuturnya. (rga)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: