Viral Kasus Siswa Disabilitas Di-bully di Cirebon, Gubernur Ridwan Kamil Respons Begini

Rabu 21-09-2022,15:40 WIB
Editor : Ruslan

JAKARTA, RADARTASIK.COM – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merespons kasus viral siswa sekolah luar biasa (SLB) yang kena bullying alias perundungan.

Video aksi perundungan siswa disabilitas di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, tersebut saat ini tersebar luas dan menjadi viral di media sosial (medos).

Diketahui pria yang menjadi korban bullying itu merupakan seorang remaja berkebutuhan khusus dari siswa salah satu SLB di Kabupaten Cirebon.

Menanggapi kasus yang viral itu, Kang Emil —sapaan akrab Ridwan Kamil— menegaskan tidak boleh ada aksi bully di lingkungan mana pun, khususnya Jawa Barat.

BACA JUGA: Viral, Siswa SMP di Empat Lawang Jadi Korban Perundungan Sejumlah Rekannya, Polisi Lakukan Pengusutan

Dia sangat menyayangkan kasus bully itu menimpa seorang remaja kaum disabilitas, padahal korban harusnya bisa lebih dipahami dan disayangi.

Menurut penilaian Ridwan Kamil, setiap manusia mempunyai keunikan dalam eksistensi hidup masing-masing.

Ridwan Kamil menegaskan pihak kepolisian juga sudah mengamankan satu dari tiga orang pelaku bullying tersebut.

”Menindaklanjuti hal ini, 1 dari 3 pelaku kekerasan dan bully di Kab Cirebon ini sudah ditangkap polisi. Dan akan ditindak sesuai prosedur hukum yang berlaku,” tulis Ridan Kamil dalam postingan yang ada di akun Instagram-nya (@ridwankamil) pada Rabu, 21 September 2022.

BACA JUGA: 3 Pelaku Perundungan Siswa SLB Ditangkap, Begini Peran Masing-Masing

”Pendampingan mental juga sudah kami arahkan kepada tim psikolog @jabarquickresponse,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ridwan Kamil mengajak kepada anak-anak sekolah untuk selalu saling menyayangi sesama manusia.

Dia ingin agar para pelajar bisa memperlakukan semua manusia dengan baik tanpa terkecuali.

”Untuk para orang tua dan para guru, mari edukasi terus rasa sayang kemanusiaaan kepada anak-anak asih dan anak didik kita,” tuturnya.

BACA JUGA: Hindari Kasus Perundungan Anak, MUI Singaparna Minta Pembatasan Gadget di Sekolah

Kategori :