Krisis Bahan Bakar, Pemerintah Sri Lanka meminta Penduduk Tetap Tinggal di Rumah Karena Layanan Angkutan Umum

Krisis Bahan Bakar, Pemerintah Sri Lanka meminta Penduduk Tetap Tinggal di Rumah Karena Layanan Angkutan Umum

Sri Lanka berencana mengizinkan perusahaan asing untuk mendistribusikan bahan bakar sebagai upaya untuk meringankan kelumpuhan kegiatan ekonomi menurut Menteri Energi Kanchana Wijesekera.

 

Pemerintah juga sudah mengirim utusannya ke Qatar dan Rusia minggu ini untuk mengamankan pasokan bahan bakar dan mengharapkan persetujuan dari India untuk jalur pinjaman senilai 500 juta dolar yang akan digunakan untuk impor bahan bakar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: al jazeera