Babi Hutan Bertarung Dengan Petani, Keduanya Tewas
Reporter:
ocean|
Rabu 19-01-2022,00:30 WIB
Ta'ap meninggal dunia diduga karena
bertarung dengan
babi hutan.
Babi hutan yang menjadi lawan tanding Ta'ap pun ditemukan sudah menjadi bangkai di dekat jasad Ta'ap.
Berdasarkan keterangan di lapangan, pria 71 tahun itu saat ditemukan mengalami banyak luka robek di tubuhnya. Jari kiri korban putus.
Saat dikonfirmasi Bintara Koordinasi (Bakor) Wilayah Kecamatan Napal Putih, anggota Koramil Ketahun Sersan Kepala Indra Loni, membenarkan adanya penemuan jasad Ta'ap dan bangkai
babi hutan tersebut.
Jasad Ta'ap ditemukan anaknya, Endik (35), sekitar pukul 15.30 WIB. ”Ya benar setelah menerima adanya laporan dari warga, kita langsung ke TKP (tempat kejadian perkara) dan melihat kondisi korban sudah tidak bernyawa,” kata Indra.
Dia menambahkan kemungkinan besar korban diserang
babi hutan. Karena terlambat mendapat pertolongan dan kehabisan darah, korban meninggal dunia di tempat. ”Saat ini korban sudah dibawa ke rumah duka,” jelas dia.
Babi hutan menjadi bangkai diduga usai bertarung dengan seorang petani. Foto: Istimewa
Informasi dari Polres
Bengkulu Utara menyebutkan sebelum ditemukan tewas, sekitar pukul 09.00 WIB, korban berangkat ke kebun mencari rumput untuk pakan sapi.
Sekira pukul 12.00 WIB, istri korban menyuruh menantunya, Endik, ke kebun mencari Ta'ap. Sampai di kebun ditemukan korban sudah dalam kondisi meninggal.
Jarak sekitar delapan meter dari jasad korban,
babi hutan ditemukan juga dalam kondisi sudah mati dengan luka benda tajam. Diduga, korban melakukan perlawanan. Ia menebaskan senjata tajam yang dibawa mencari rumput.
(Bengkulu Ekpsres/lan)
Luka-Luka Korban
1. Telapak tangan sebelah kiri
2. Jari tangan sebelah kiri putus
3. Robek di kaki sebelah kiri (betis)
4. Luka di pergelangan tangan sebelah kiri
5. Luka robek di paha sebelah kanan
6. Luka robek di leher sebelah kiri
Sumber: Polsek Ipuh
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: