Perempuan dan Organisasi
Susan Nurhayati, S.Pd.I., M.Pd, Dosen IAILM Suryalaya.--
BACA JUGA:Pemkab Tasikmalaya Siapkan Pendidikan Semi-Militer untuk Pelajar Bermasalah
Tantangan-tantangan ini menunjukkan perlunya dukungan sistemik, baik dari organisasi maupun lingkungan sosial, agar perempuan dapat berperan secara maksimal.
Kontribusi Nyata dan Harapan ke Depan
Banyak studi menunjukkan bahwa keberagaman gender dalam organisasi meningkatkan kualitas keputusan dan kinerja. Perempuan membawa perspektif berbeda yang memperkaya diskusi, mendorong inklusivitas, dan memperkuat kolaborasi.
Ke depan, penting bagi organisasi untuk menciptakan ruang yang ramah gender melalui kebijakan kerja yang fleksibel, pelatihan kepemimpinan bagi perempuan, dan budaya kerja yang menghargai perbedaan.
BACA JUGA:Evaluasi Kinerja Sekda Tasikmalaya Belum Jelas, Pengisian Jabatan Definitif Terancam Molor
Selain itu, pemberdayaan perempuan sejak usia dini juga menjadi kunci agar mereka siap menjadi pemimpin masa depan.
Perempuan bukan sekadar bagian dari organisasi, mereka adalah fondasi penting dalam menciptakan organisasi yang kuat, adil, dan berkelanjutan.
Dengan membuka lebih banyak peluang dan mengatasi hambatan yang ada, kita akan menyaksikan semakin banyak perempuan tampil sebagai agen perubahan yang membawa dampak besar bagi masyarakat. (*)
*) Susan Nurhayati, S.Pd.I., M.Pd,
Dosen IAILM Suryalaya, Founder Sekolah Ibu
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: