Gempa Terkini Cianjur, Ruang Rapat Paripurna DPRD Ambrol, Toko Mas Tertimbun

Senin 21-11-2022,17:27 WIB
Editor : Radi Nurcahya

 

CIANJUR, RADARTASIK.COM – Gempa terkini Cianjur berkekuatan 5,6 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Cianjur pada Senin siang 21 November 2022, telah membuat ratusan bangunan di daerah tersebut mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat.

 

Salah satu bangunan yang mengalami kerusakan itu akibat gempa terkini Cianjur itu adalah Gedung DPRD Kabupaten Cianjur.

 

Anggota DPRD Kabupaten Cianjur, Diki Ismail mengungkapkan, akibat getaran gempa sejumlah ruangan  di gedung wakilrakyat itu mengalami kerusakan. Seperi ruang rapat paripurna, ruang komisi dan fraksi.

 

“Ruang rapat paripurna ambrol, ruang fraksi ambrol dan ruang komisi juga sama,” kata Diki seperti dilansir Cianjur Ekspres

 

BACA JUGA: Hingga Sore, Korban Gempa Cianjur: 46 Meninggal Dunia, Lebih 700 Luka-Luka, Butuh Dokter Bedah Patah Tulang

BACA JUGA: Heboh, di Depan Puskesmas Mangkubumi Pria Meninggal Mendadak di Mobil

 

Bangunan lainnya yang mengalami kerusakan adalah Toko Mas Ibu Kota Nomor 1 di Jalan Mangunsarkoro, Kecamatan Cianjur.

 

Akibat  gempa 5,6 magnitudo itu bangunan toko mas tersebut tertimbun runtuhan dari bangunan toko di sebelahnya.

 

Material dinding, menjebol atap toko mas tersebut. Akibatnya, bagian depan toko tertutup batu bata dan lembaran atap seng.

 

Pemilik Toko Mas Ibu Kota, Gunawan mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian runtuhnya  tembok tokonya itu. Pasalnya, bangunan rubuh, bukan bangunan tokonya melainkan dinding lantai 2 toko sepatu yang ada di sebelah toko miliknya.

BACA JUGA: Pasar Murah Rakyat Diserbu Emak-emak, Ngaku Senang Dapat Sembako Harga Murah, Penjabat Wali Kota Ikut Mantau

BACA JUGA: Soal Upah Minimum Kabupaten Tasik, Sekda: Kami Bahas dalam Rapat Besok

 

“Bukan bangunan kami yang runtuh. Dinding lantai 2 toko sepatu yang di samping kita yang rubuh. Toko kita mah 1 lantai,” ujar Gunawan seperti dilansir Cianjur Ekspres.

 

Runtuhnya dinding tersebut, lanjut Gunawan, terjadi sesudah gempa. Hingga pihaknya sempat mengevakuasi 8 karyawannya, sekaligus mengamankan emas-emasnya.

 

“Pas gempa, kita langsung evakuasi karyawan dan pengunjung. Saat semua sudah di luar, baru dinding toko sebelah rubuh jatuhi toko kami. Karena rangka besi tak kuat tahan, makanya jebol,” kata Gunawan.

 

Dari pantauan Cianjur Ekspres, akibat gempa besar tersebut membuat hampir seluruh toko di Jalan Mangunsarkoro tertutup material yang runtuh.

Kategori :