Jembatan Ciloseh Jalan Ahmad Yani, Tasik Terancam Ambruk, Dinas PUTR dan BBWS Citanduy Akan Turun Mengecek

Selasa 13-09-2022,07:07 WIB
Reporter : Rezza Rizaldi
Editor : Usep Saeffulloh

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Jembatan Ciloseh, Jalan Ahmad Yani, Kota Tasikmalaya, yang terancam ambruk akan segera ditangani.

Hari ini, Selasa 13 September 2022, rencananya Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Tasikmalaya bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy akan memeriksa Jembatan Ciloseh.

Sebelumnya, Dinas PUTR Kota Tasikmalaya telah mengecek kondisi Jembatan Ciloseh di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Tawang, Senin 12 September 2022 sore.


Tampak retakan di pinggir Jalan Ahmad Yani Jembatan Ciloseh, Senin 12 September 2022 sore. - Rezza Rizaldi-radartasik.disway.id

"Tadi sudah kita cek. Hasilnya sementara ini jalan baru bisa digunakan hanya satu jalur," ujar Kabid Jalan dan Jembatan PUTR, Wenda Krisnawan yang dihubungi melalui ponselnya.

BACA JUGA: Kendaraan Berat Non Penumpang Jangan Melintas! Jembatan Ciloseh Jalan Ahmad Yani Teracam Roboh

"Kalau dari arah Ciamis jalur yang kanan bisa digunakannya. Kalau jalur kirinya sementara tak bisa digunakan. Sebab posisi yang tergerus di sebelah kiri dari arah Ciamis," sambungnya.

Menurutnya, kondisi dinding tanah penahan air sungai di bawah jembatan itu tergerus air Sungai Ciloseh kala debit air tinggi pada dini hari kemarin.


Kondisi Jembatan Ciloseh di Jalan Ahmad Yani yang terancam roboh, Senin 12 September 2022 sore. - Rezza Rizaldi-radartasik.disway.id

"Tadi terlihat juga di lokasi, rangka jalur PDAM terbawa aliran air dan dinding penahan juga ikut terbawa arus air," terangnya. 

Dinas PUTR akan berkoordinsi dengan BBWS Banjar soal Jembatan Ciloseh tersebut, karena kawasan aliran sungai tersebut merupakan wewenang dari BBWS Citanduy, Banjar.

BACA JUGA: Warga Sudah Memprediksi TPT Bakal Ambrol oleh Sungai Ciloseh, Perwaskim Rencanakan Pembesian

"Nanti kita lihat dulu besok (hari ini), seperti apa penanganannya setelah kita koordinasi dengan BBWS Banjar," tambahnya.

Sementara ini pihaknya belum bisa memastikan bentuk perbaikan jembatan, terlebih saat ini tidak ada anggaran penanganan bencana. Mudah-mudahan, sebut dia, ada dana di BPBD.

"Kalaupun tidak ada, ya nanti kita coba ajukan. Karena minimal di lokasi itu harus dipasang bronjong," jelasnya.

Kategori :