Digitalisasi Retribusi Jadi Solusi Penggalian Potensi PAD di Kota Tasikmalaya, Yakin Terealisasi?
Ilustrasi digitalisasi retribusi daerah. istimewa for radartasik.com--
TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Pemerintah Kota Tasikmalaya menargetkan seluruh retribusi daerah akan terdigitalisasi pada tahun 2026.
Hal ini disampaikan Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya, Drs H Asep Goparullah MPd.
Kata dia, hal ini adalah salah satu upaya untuk menggali potensi PAD dari retribusi yang akan diterapkan Pemkot Tasikmalaya.
Pasalnya, kondisi realisasi retribusi daerah di tiap instansi kini tengah mengalami penyumbatan ketika memasuksi Akhir Triwulan II 2025.
BACA JUGA:Tabloid Nyata vs Jawa Pos: Pertarungan Kepemilikan di Pengadilan Negeri Surabaya
Realisasi Retribusi Daerah Kota Tasikmalaya hingga Akhir Triwulan II pada 15 Juli 2025 berdasarkan data Dispenda adalah:
- Dinas Kesehatan: Realisasi saat ini 40,16% dari target Rp 188.250.238.932.
- BLUD: Realisasi saat ini 39,99% dari target Rp 188.125.238.932.
- DLH: Realisasi saat ini 22,13% dari target Rp 4.018.040.500.
BACA JUGA:Kopi Kamojang Tembus Pasar Asia dan Eropa Berkat Teknologi Geothermal Dry House
- Dishub: Realisasi saat ini 38,07% dari target Rp 2.000.006.000.
- Diskop UMKM Perindag: Realisasi saat ini 27,98% dari target Rp 2.976.290.215.
- Dinas PUTR: Realisasi saat ini 40,28% dari target Rp 4.051.962.566.
- Disporabudpar, Realisasi saat ini 47,25% dari target Rp 412.300.000.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: