Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Dumaring Berau, Bangun Kesadaran, Tumbuhkan Cinta Mangrove Sejak Dini

Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Dumaring Berau, Bangun Kesadaran, Tumbuhkan Cinta Mangrove Sejak Dini

Murid-murid SDN 001 Dumaring berfoto bersama Tim Restorasi Mangrove Dumaring saat melaksanakan aksi bersih-bersih Pantai Dumaring dalam rangka peringatan Hari Mangrove Sedunia, Jumat, 26 Juli 2024. -Istimewa-

2. Pemberdayaan Masyarakat

Masyarakat lokal seringkali menjadi garda terdepan dalam menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove. 

Melibatkan masyarakat Dumaring dalam peringatan Hari Mangrove Sedunia, seperti melalui program pelatihan dan aksi bersih-bersih, dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam menjaga mangrove.

3. Peningkatan Partisipasi dan Kolaborasi

Keterlibatan berbagai stakeholder, seperti unsur pemerintah, TNI, Polri, dan komunitas, dalam kegiatan Hari Mangrove Sedunia menciptakan peluang untuk kolaborasi yang lebih baik dalam upaya konservasi. 

Kolaborasi ini dapat menghasilkan solusi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

Nandang berharap melalui peringatan Hari Mangrove Sedunia yang melibatkan banyak stakeholder terjadi peningkatan kepedulian terhadap ekosistem mangrove di Dumaring. 

”Diharapkan keterlibatan mereka di kemudian hari, terutama anak-anak, ketika mereka sudah berada di posisi-posisi yang mengambil keputusan atau melakukan kegiatan ekonomi di masa depan, akan ramah terhadap mangrove yang sudah kita bangun hari ini,” ungkapnya. 

Senam Pagi Mengawali Kegiatan


Peserta kegiatan peringatan Hari Mangrove Sedunia mengikuti senam pagi di area resto Mangrove Dumaring, Jumat, 26 Juli 2024.-Istimewa-

Peringatan Hari Mangrove Sedunia di Dumaring diisi dengan kegiatan edukasi mengenal jenis-jenis pohon mangrove, ekosistem mangrove, produksi bibit mangrove dan aksi bersih-bersih. 

Kegiatan diawali dengan senam bersama di area resto sekitar pukul 08.00 WIB. Senam dipimpin oleh instruktur senam Whitney Christina Bellamy dan Hadrawati. 

Kegiatan senam bukan hanya untuk menjaga kebugaran fisik, tetapi juga menciptakan rasa kebersamaan dan solidaritas di antara peserta, mempererat hubungan sosial, dan membangun komunitas yang lebih kohesif. 

Dalam konteks pelestarian lingkungan, rasa kebersamaan ini penting untuk mendorong partisipasi aktif dan komitmen jangka panjang.


Kepala Kampung Dumaring, Salehuddin, menyampaikan sambutan saat acara peringatan Hari Mangrove Sedunia, Jumat, 26 Juli 2024.-Istimewa-

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: