Detik-Detik 2 Warga Tasikmalaya Meninggal di Dalam Sumur Akibat Gas Beracun

Detik-Detik 2 Warga Tasikmalaya Meninggal di Dalam Sumur Akibat Gas Beracun

Tim SAR gabungan saat mengevakuasi 2 warga Tasikmalaya yang tewas di dalam sumur karena diduga menghirup gas beracun, Selasa 26 Maret 2024. Foto: ist--

Detik-Detik 2 Warga Tasikmalaya Meninggal di Dalam Sumur Akibat Gas Beracun

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM— Berikut ini detik-detik 2 warga Tasikmalaya meninggal dalam sumur akibat gas beracun.

Sebelum 2 warga Tasikmalaya meninggal dalam sumur di kampung Pondok Desa Parung, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, salah satu korban Roni hendak menolong Yayat yang terlebih dahulu tenggelam di dalam sumur karena diduga menghirup gas beracun. 

"Betul dua orang yang meninggal dalam sumur. Tadi yang pertama masuk sumur mah gak ketahuan, tahu-tahu dah tergeletak di dalam," kata salah satu saksi mata Fahmi kepada wartawan, Selasa 26 Maret 2024.

BACA JUGA: Diduga Hirup Gas Beracun, 2 Warga Tasikmalaya Meninggal Dalam Sumur di Cibalong

BACA JUGA: Kenapa Persib Tak Panik Ditinggal Absen 3 Gelandang? Ini Formula Bojan Hodak Atasi Situasi Darurat

Saat itu, Roni hendak menolong Yayat yang sebelumnya turun ke sumur untuk memasang gorong-gorong beton dinding sumur. 

"Sama saya dilarang bahaya. Dia bilang mau nolong. Dia juga ikut meninggal di dalam," kata Fahmi.

Fahmi menjelaskan korban Yayat awalnya tengah memasang gorong gorong atau busi di sumur yang akan kembali diaktifkan. 

Saat itu korban Roni bersma Yayat, keduanya sempat terlihat memutar naik sampai akhirnya terjatuh kembali. 

BACA JUGA: Kenapa kucing sering menggigit tangan pemiliknya? Yuk, Simak 8 Alasannya!

BACA JUGA: Mau Tampil Cantik Saat Lebaran? Ini Dia Produk Makeup yang Gak Boleh Ketinggalan Saat Mudik Lebaran 2024!

"Jadi sempat diangkat kan kelihatan sama saya. Nah dua duanya muter lalu jatuh lagi, saya gak berani turun minta tolong aja ke warga," kata Fahmi.

Kapolsek Cibalong AKP Jaja Hidayat menyebut setelah adanya informasi korban meninggal dalam sumur, pihak kepolisian yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi. Masyarakat dilarang mendekat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: