Jelang Jabatannya Usai, Bupati Ciamis Lantik Dua Dirut Perumda, ini Pesan Khususnya?

Jelang Jabatannya Usai, Bupati Ciamis Lantik Dua Dirut Perumda, ini Pesan Khususnya?

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melantik jabatan dua direktur utama Perumda di Aula Setda, Selasa 26 Maret 2024. fatkhur rizqi / radar tasikmalaya--

Jelang Jabatannya Usai, Bupati Ciamis Lantik Dua Dirut Perumda, ini Pesan Khususnya?

CIAMIS, RADARTASIK.COM - Jelang masa jabatannya usai pada April ini, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya melantik jabatan Dua direktur utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda). 

Yaitu Perumda Air Minum Tirta Galuh dan Perumda BPR Galuh Ciamis. Prosesi pelantikan dilakukan di Aula Sekretariat Daerah Ciamis, Selasa 26 Maret 2024. 

Kata Herdiat, pelantikan ini dilakukan dalam rangka mengisi kekosongan jabatan yang terjadi karena berakhirnya masa jabatan sebelumnya. Selain itu juga dalam upaya untuk meningkatkan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi. 

BACA JUGA:Ini Harapan Praktisi Pendidikan kepada Bakal Calon Wali Kota yang Akan Bertarung di Pilkada Banjar 2024

"Sebelum dilantik, kita sudah menjaring peserta (akhir 2023, Red) melalui tim seleksi seperti unsur pemerintah daerah dan akademisi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," katanya kepada Radar Tasikmalaya, Selasa 26 Maret 2024. 

Tim pansel pun mengusulkan tiga nama dari hasil penjaringan sejak 2023. Lalu Bupati Ciamis memilih Dirut Perumda Air Minum Tirta Galuh Amsi Yudi Purwanto SE MT dan Dirut Perumda BPR Galuh Ciamis Usman Ependi S Kom.

"Para direktur utama yang baru dilantik untuk senantiasa menjaga dan mempertahankan integritas, loyalitas, disiplin, dan komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab," pesannya.

Kemudian, Bupati Ciamis pun menekankan pentingnya sikap profesional dalam kepemimpinan. Tentunya seorang pemimpin harus mampu mengembangkan diri dalam penguasaan kompetensi kerja.

BACA JUGA:Mau Tampil Cantik Saat Lebaran? Ini Dia Produk Makeup yang Gak Boleh Ketinggalan Saat Mudik Lebaran 2024!

"Jabatan merupakan sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan baik. Oleh karenanya sebagai pejabat harus melakukan terus-menerus evaluasi sesuai dengan prosedur yang berlaku baik secara langsung maupun tidak langsung," tegasnya.

Dengan adanya pemimpin memiliki penguasaan kompetensi kerja, sambungnya, karena keberhasilan suatu unit organisasi perusahaan tidak hanya tergantung pada kemampuan teknis pemimpin semata. 

Tetapi juga pada kemampuan manajerial pimpinan dalam merencanakan, mengorganisasikan, dan menggerakkan segala sumber daya dalam organisasi. 

Kemudian, ia berpesan agar tetap tertib administrasi. Sebab ini menjadi kunci agar tahapan kegiatan dapat terukur untuk mewujudkan perusahaan yang sehat dan berkinerja baik. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: