Ada Mayat Wanita Muda di Dalam Mobil, Pemilik Bengkel di Kota Banjar Tidak Curiga, Pelaku Sempat Makan Liwet

Ada Mayat Wanita Muda di Dalam Mobil, Pemilik Bengkel di Kota Banjar Tidak Curiga, Pelaku Sempat Makan Liwet

Ditreskrimum Polda Jabar menggelar rekonstruksi di salah satu bengkel di Kota Banjar terkait kasus mayat korban pembunuhan yang dibuang di Kota Banjar. Rekonstruksi digelar, Sabtu 2 Maret 2024. Foto: Anto Sugiarto/radartasik.com--

Ada Mayat Wanita Muda di Dalam Mobil, Pemilik Bengkel di Kota Banjar Tidak Curiga, Pelaku Sempat Makan Liwet

BANJAR, RADARTASIK.COM — Bengkel mobil milik Risman menjadi salah satu tempat rekonstruksi kasus pembunuhan wanita muda yang mayatnya ditemukan terbungkus kain di semak-semak sekitar Patung Batu Gajah Desa Neglasari Kota Banjar.

Rekonstruksi kasus pembunuhan wanita muda itu digelar Ditreskrimum Polda Jabar, Sabtu 2 Maret 2024.  

Pemilik bengkel di Kota Banjar, Risman mengatakan pada Kamis 22 Februari 2023 siang kedatangan mobil Avanza berwarna hitam dalam keadaan mogok dan dibawa menggunakan towing. 

BACA JUGA: Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Wanita Muda yang Mayatnya Dibuang di Kota Banjar Dialihkan, Ini Alasannya

BACA JUGA: Situasi Rekonstruksi Kasus Mayat Wanita Muda Terbungkus Kain di Kota Banjar Jadi Tontonan Warga yang Penasaran

"Mobilnya mogok karena cuter olinya rusak, maka dilakukan perbaikan," ujarnya Sabtu 2 Maret 2024 saat diwawancarai awak media. 

Dia mengaku tidak curiga jika di mobil Avanza itu terdapat mayat korban pembunuhan karena kuncinya dipegang oleh pelaku. 

Hanya ketika membuka kap mobil saja dilakukan sendiri dan setelah itu kunci dibawa lagi oleh pelaku sambil menunggu mobil diperbaiki.  

"Saya tidak curiga, kalau di dalam mobil ada mayat (korban pembunuhan)," ujarnya.

BACA JUGA: Bastoni Tak Suka Yann Sommers Dianggap Penganguran saat Jaga Gawang Inter Milan: Ini Permainan Tim

BACA JUGA: Fabio Capello: Hanya Tim dengan Karakteristik Seperti Inter Milan yang Bisa Sukses di Liga Champions

Para Pelaku Sempat Makan Liwet

Diakuinya, para pelaku sempat diajak makan ngeliwet bersama layaknya seperti warga biasa tanpa ada rasa bersalah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: