Kabar Baik, Dibutuhkan 2.500 Perawat untuk Bekerja di Kuwait, Ini Kata Menaker Ida Fauziyah

Kabar Baik, Dibutuhkan 2.500 Perawat untuk Bekerja di Kuwait, Ini Kata Menaker Ida Fauziyah

Kuwait membutuhkan 2.500 perawat hingga tahun 2024. Foto: ist/Disway--

Kabar Baik, Dibutuhkan 2.500 Perawat untuk Bekerja di Kuwait, Ini Kata Menaker Ida Fauziyah

JAKARTA, RADARTASIK.COM — Kerja sama Indonesia dan Kuwait dalam bidang kesehatan terus terjalin.

Saat ini dibutuhkan 2.500 perawat untuk bekerkja di Kuwait.

Demikian terungkap dalam pertemuan antara Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah saat menerima Duta Besar Indonesia untuk Kuwait, Lena Maryana Mukti. 

BACA JUGA: Spesifikasi Nokia X20 Pro 5G 2024 dengan RAM 10GB, Baterai 6550 mAh dan Kamera 64MP Harganya Cuma Segini

BACA JUGA: Spek Gahar Nokia X50 Pro 5G 2024 HP Flagship Terbaru dari Nokia Layar Sudah AMOLED 7 Inci

Pertemuan tersebut dilaksanakan di Gedung Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta Jumat 23 Februari 2024.

Adapun tema dalam pertemuan tersebut yaitu perkembangan rencana kerja sama antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Kuwait terkait penempatan Pekerja Migran Indonesia pada sektor kesehatan.

Menurut Menaker Ida Fauziyah, saat ini Kuwait membutuhkan 2.500 perawat hingga tahun 2024.

"Pemerintah Kuwait berencana untuk merekrut 500 tenaga kesehatan asal Indonesia untuk bekerja sebagai pegawai negeri di rumah sakit di bawah Kementerian Kesehatan Kuwait," kata Menaker Ida Fauziyah.

BACA JUGA: Tragedi Menit 70 Mengubur Kemenangan Persib dari Barito Putera, Bojan Hodak Kembali Cemberut, Kumaha Bobotoh?

BACA JUGA: Ini 3 Bantuan Biaya Pendidikan untuk Mahasiswa Penerima KIP Kuliah 2024, Salah Satunya Uang Saku

Kerja sama antara Indonesia dengan Kementerian Kesehatan Negara Kuwait melalui skema G to G dan berdasarkan hasil kesepakatan.

Pembahasan soal pengaturan teknis tersebut masih terus dilakukan institusi terkait baik di Indonesia maupun Kuwait.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: