Ini Upaya Disdikbud Tasikmalaya Menuntaskan Masalah Kerusakan Ruang Kelas SD

Ini Upaya Disdikbud Tasikmalaya Menuntaskan Masalah Kerusakan Ruang Kelas SD

Bangunan SD Sirnasari, Desa Cikukulu, Kecamatan Karangnunggal, KabupatenTasikmalaya yang rusak akibat di makan usia, beberapa waktu lalu. istimewa--

Ini Upaya Disdikbud Tasikmalaya Menuntaskan Masalah Kerusakan Ruang Kelas SD

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Tasikmalaya terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur untuk menunjang pendidikan khususnya pada jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD)

Kepala Bidang (Kabid) SD Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Sera Sani Verana mengungkapkan, hingga kini hampir di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya masih ditemukan bangunan SD yang membutuhkan perbaikan dan pembangunan.

Termasuk, kata dia, bangunan sekolah di Kecamatan Karangnunggal yakni SD Sirnasari, Desa Cikukulu, Kecamatan Karangnunggal. 

"Kami dari dinas sudah berupaya agar semua bangunan sekolah bisa diperbaiki," katanya, Senin 05 Juni 2023.

BACA JUGA:Polisi Gerebek Rumah Kontrakan yang Disulap Jadi Gudang Miras di Tasikmalaya

Terang dia, realisasi pembagunan dan perbaikan SD itu akan dilaksanakan secara bertahap. Baik dari bantuan pemerintah provinsi, pusat dan APBD Kabupaten Tasikmalaya. 

"Kami juga sudah menyampaikan kepada pimpinan, untuk seyogianya menganggarkan dalam pelaksanaan rehabilitasi sekolah-sekolah rusak saat ini," terangnya.

Sera mengakui, dengan kondisi anggaran yang terbatas saat ini, pada tahun 2024 mendatang pihaknya akan merealisasikan pembangunan terhadap sekolah yang kondisinya rusak, baik yang disebakan oleh faktor alam maupun usia. 

"Saya juga menganjurkan kepada seluruh kepala sekolah di Kabupaten Tasikmalaya senantiasa melakukan pemeliharaan secara optimal terhadap bangunan yang kondisinya baik, dengan menggunakan anggaran BOS karena dalan juklak dan juknisnya bisa," akunya.

BACA JUGA:FANTASTIS, Bintang Persib Diundang ke Istana Negara, Bertemu dengan Presiden Jokowi

Saran itu, jelas dia, bisa dilakukan karena melihat kondisi saat ini yang cukup banyaknya bangunan sekolah rusak baik, kondisi rusak ringan, sedang dan berat. 

"Jadi saya tekankan pemeliharaan juga dioptimalkan," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: