Bikin Malu! Oknum Satpol PP Dikeroyok Gara-gara Batalkan Open BO

Bikin Malu! Oknum Satpol PP Dikeroyok Gara-gara Batalkan Open BO

Radartasik.com,  RIAU — Bukannya melakukan razia atau penegakan hukum terhadap kegiatan prostitusi online. Oknum anggota Satpol PP ini malah melakukan pemesanan atau open booking order (BO) terhadap seorang perempuan di aplikasi Mxxxx, yang memang selama ini dikenal banyak digunakan pelaku prostitusi online.

Namun gara-gara sang oknum anggota Satpol PP tersebut mendadak melakukan pembatalan saat bertemu dengan perempuan yang diajaknya untuk kencan. Dia pun menjadi korban penganiayaan sejumlah orang.

Kapolsek Pekanbaru Kota AKP Josina Lambiobir mengatakan insiden penganiayaan terhadap oknum anggota Ssatpol PP tersebut terjadi pada Senin (04/10/2021) dini hari.

“Iya (korbannya oknun Satpol PP). Sekarang kasusnya sudah kita limpahkan ke Polresta, dan sudah ditangani Polresta,” kata AKP Josina.

Sementara itu informasi yang berhasil di lapangan diketahui, kejadian penganiayaan itu berawal saat oknum anggota Satpol PP berinisial AS bermaksud membooking wanita bernama Citra, yang nama aslinya berinisial MF, lewat aplikasi Mxxxx.

Dari perbincangan keduanya di aplikasi tersebut disepakati tarif kencannya sebesar Rp600 ribu. Lantas AS pun pergi menuju hotel yang dsebutkan oleh MF. Setelah bertemu di lobi hotel, kemudian keduanya menuju ke sebuah kamar di lantai 4 hotel tersebut.

Namun, sesampai di kamar AS mengungkapkan kalau wajah MF tak sesuai dengan foto profil yang dipasang di aplikasi. Dengan dalih itu, AS pun memilih membatalkan kencang singkat itu.

Atas keputusan tersebut, MF pun tidak terima dan tetap meminta bayaran. Dia kemudian mengambil dompet milik AS yang di dalamnya terdapat uang sebesar Rp195 ribu, yang kemudian dia ambil.

Merasa dompet dan uang miliknya diambil, AS pun minta dompetnya dikembalikan. Namun permintaan tersebut ditolak MF. 

Tak hanya itu, tiba-tiba saja MF menghubungi sejumlah teman-temannya dan menyatakan kepada mereka jika dirinya sudah diperkosa AS. Tidak lama kemudian, datang 6 laki-laki yang ditelpon MF dan langsung melakukan penganiayaan terhadap AS. 

Pihak keamanan hotel yang melihat kejadian itu langsung menghubungi Polsek Pekanbaru Kota. Sekejap kemudian sejumlah anggota Polsek Pekanbaru Kota tiba di lokasi dan langsung mengamankan AS dan para pelaku penganiayaan serta MF . (bbs/rc)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: