Isu Kasus Penculikan Anak, Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya: 100 Persen Adalah Hoax!

Senin 30-01-2023,21:18 WIB
Reporter : Tiko Heryanto
Editor : Tiko Heryanto

TASIKMALAYA, RADARTASIK,COM – Maraknya isu kasus penculikan anak, dan viralnya di media sosial di Tasik Selatan dan Tasik Utara, ditanggapi serius Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya. Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto meminta masyarakat jangan mudah percaya dengan kabar yang belum jelas sumbernya. 

“Kami telah crosscheck dan berkoordinasi dengan Polres Tasikmalaya dan Polres Tasikmalaya Kota, bahwa informasi kasus penculikan anak itu 100 persen adalah hoax!” ungkapnya kepada radartasik.com, Senin 30 Januari 2023.

Disampaikan Ato Rinanto, kedua tayangan video yang sempat viral di medos di Tasik Selatan maupun Tasik Utara, bukan kasus penculikan. Kedua orang yang semula diduga sebagai pelaku penculikan, menurutnya bukan menculik anak.

“Kedua-duanya orang yang diduga sebagai pelaku itu, adalah ODGJ (Orang Dengan gangguan Jiwa, red). Bukan penculik! Jadi video tersebut beredar di grup-grup WhatsApp dan facebook sehingga membuat para orang tua resah,” kata dia.

BACA JUGA:Harga Beras dan Minyak Goreng Kita Naik di Pasar Singaparna

BACA JUGA:Khawatir Ruang Kelas Ambruk, Siswa SDN Puncakbaros Bojonggambir Belajar di Rumah Dinas Kepsek 

“Oleh karenanya, pesan kami bahwa masyarakat diminta agar tidak menyebar berita yang belum akurat tentang kebenarannya. Sehingga butuh pemikiran yang bijak dari masyarakat jangan gampang share,” pesan dia. 

Hingga hari Senin 30 Januari 2023, sambung Ato, KPAID belum mendapat laporan soal kasus penculikan anak di Kabupaten Tasikmalaya. 

“Tidak ada satu pun pelaporan yang menyangkut kasus penculikan anak. Sehingga di Kabupaten Tasikmalaya masih baik-baik saja,” tandasnya. 

Kategori :