Ini Akhir dari Kasus Ibu Pengutil Coklat dan Alfamart: Si Ibu Membisu, Sang Anak Bacakan Permintaan Maaf

Selasa 16-08-2022,10:05 WIB
Editor : Usep Saeffulloh

JAKARTA, RADARTASIK.COM— Kasus antara Alfamart dengan Mariana Ahong, seorang perempuan yang viral karena mencuri coklat dan mengancam karyawan Alfamart berakhir damai

Dalam video yang beredar, ada permintaan maaf dari Mariana Ahong dan mediasi antar kedua belah pihak.

Di video tersebut, Mariana Ahong mengaku salah karena telah mencuri cokelat. 

BACA JUGA: Baru 5 Hari Tayang, Pengabdi Setan 2 Raup Rp 15 Miliar dan Puncaki Box Office Malaysia

Dia juga ternyata tak hanya mencuri coklat, namun pemilik bisnis di BSD itu juga mengutil sampo. 

Mariana Ahong menyampaikan permintaan maaf, namun diutarakan oleh putrinya. Sementara dia, hanya terdiam membisu.

Permintaan maaf pihak Mariana Ahong diketahui lewat unggahan Instagram pengacara Hotman Paris yang telah ditunjuk Alfamart sebagai kuasa hukum, Senin (15/8/2022) malam.

BACA JUGA: Alfamart Resmi Laporkan Ibu-ibu Pengutil Cokelat Bermercy ke Polisi

Hotman Paris menyebut permintaan maaf Mariana itu keluar setelah pengacara Frank Hutapea, putra Hotman membuat laporan polisi atas nama Alfamart.

“Ibu itu nangis histeris nyesal! Janji Hotman bantu Karyawan Alfamart sudah terlaksana! Siapa itu yang nangis meraung di Polres?,” tulisnya pada caption video postingannya.

Dari video itu, Mariana didampingi putrinya juga pihak Karyawan Alfamart usai melakukan mediasi di Polres Tangerang Selatan. Mariana hanya terdiam sepanjang putrinya membacakan permintaan maaf atas nama ibunya.

BACA JUGA: Komunitas Konsumen Indonesia Kecam Kasus Pengutil Cokelat Bermercy yang Intimidasi Karyawan Alfamart

“Seluruh Karyawan Alfamart, secara khusus kepada Amel, Mbak Nisa, Mas Alif dan manajemen Alfamart secara menyeluruh dan secara spefisik permohonan maaf terhadap manajemen Alfamart yang ada di Cisauk Tangerang,” ujar putri Mariana.

Dia mengatakan ibunya mencuri tiga batang cokelat dan dua sampo. 

BACA JUGA: Makin Seru, Alfamart Gandeng Hotman Paris Bela Karyawannya yang Diancam UU ITE oleh Ibu-ibu Pengutil Bermercy

Kategori :