Pemerintah Percepat Portal Perlinsos Digital, Data Bansos Ditargetkan Lebih Akurat dan Tepat Sasaran
Pemerintah mempercepat Portal Perlinsos Digital agar data bantuan sosial lebih akurat dan tepat sasaran.-Infopublik.id -
RADARTASIK.COM - Pemerintah terus memperkuat sistem perlindungan sosial dengan mempercepat integrasi data lintas kementerian dan lembaga melalui Portal perlindungan sosial (Perlinsos) Digital guna meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial.
Perkembangan implementasi sistem tersebut, dilansir dari laman Infopublik.id, ditinjau langsung oleh Badan Komunikasi Pemerintah bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) saat mengunjungi lokasi uji coba Portal Perlinsos Digital di Kecamatan Tambaksari, Surabaya, Selasa (28/7/2026).
Langkah ini diambil untuk mengatasi persoalan data bantuan sosial yang selama bertahun-tahun masih menyisakan penerima yang tidak tepat sasaran maupun warga yang berhak tetapi belum memperoleh bantuan.
Direktur Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kemkomdigi, Aris Kurniawan, menjelaskan bahwa Portal Perlinsos Digital menghubungkan berbagai basis data pemerintah sehingga proses penetapan penerima bantuan menjadi lebih akurat.
Sistem tersebut mampu memverifikasi informasi kependudukan, status pekerjaan, kepemilikan aset, hingga penggunaan listrik secara otomatis melalui integrasi data antarlembaga.
“Tujuannya sederhana, yaitu memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak. Dengan data yang semakin terintegrasi, potensi salah sasaran bisa terus ditekan,” ujar Aris.
Integrasi Data Diperkuat untuk Tingkatkan Pelayanan Publik
Kemkomdigi mendukung implementasi Portal Perlinsos Digital melalui Pusat Data Nasional (PDN) dan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) yang memungkinkan pertukaran data berlangsung aman serta secara real time.
Melalui sistem tersebut, proses verifikasi calon penerima bantuan menjadi lebih cepat, data ganda dapat diminimalkan, dan perubahan kondisi ekonomi masyarakat dapat segera terdeteksi.
Pemerintah juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengajukan perbaikan data melalui mekanisme sanggah apabila ditemukan informasi yang tidak sesuai.
Seluruh pertukaran data dilakukan berdasarkan persetujuan masyarakat sesuai Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi dan diamankan menggunakan teknologi enkripsi Cryptography as a Service milik Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Hingga saat ini, uji coba Portal Perlinsos Digital telah dilaksanakan di 43 kabupaten dan kota, dengan Surabaya mencatat capaian pendataan tertinggi sebesar 99,82 persen.
BACA JUGA:Kokobin Jadi Primadona UMKM Tasikmalaya, Cokelat Berisi Biji Kopi Utuh Ini Laris Diburu Pembeli
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari menilai keberhasilan Surabaya menjadi bukti bahwa kolaborasi pemerintah daerah dan masyarakat berperan penting dalam meningkatkan kualitas data penerima bantuan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: