Wamendagri dan Wamenkes Tinjau Skrining TBC, Bupati Optimis Capai Target Temuan Kasus 100 Persen Nihil
Wakil Menteri Dalam Negeri Dr Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan dr Benjamin Paulus Octavianus saat berkunjung ke Kabupaten Tasikmalaya.-Istimewa-
RADARTASIK.COM - Bupati Tasikmalaya Dr H Cecep Nurul Yakin bersama Wakil Bupati Tasikmalaya H Asep Sopari Al-Ayubi menerima kunjungan kerja Wakil Menteri Dalam Negeri Dr Akhmad Wiyagus dan Wakil Menteri Kesehatan dr Benjamin Paulus Octavianus, SpP, FISR, di Aula Pendopo Baru, Selasa 22 September 2026.
Kunjungan kerja tersebut dilakukan guna meninjau pelaksanaan skrining TBC terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan di Balai Desa Cintaraja Kecamatan Singaparna.
Saat menyapa masyarakat di Balai Desa Cintaraja, Wakil Menteri Kesehatan dr Benjamin Paulus Octavianus menjelaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara rutin sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masyarakat.
"Kami datang bersama Wamendagri untuk menjelaskan kepada masyarakat bahwa Pak Presiden Prabowo ingin supaya masyarakat Indonesia umurnya panjang dan sehat. Caranya dengan melakukan cek kesehatan gratis," ujar Wamenkes.
Menurutnya, selama ini pemeriksaan kesehatan masih kerap dilakukan karena adanya kebutuhan tertentu, seperti persyaratan keberangkatan haji, pekerjaan, maupun keperluan bepergian ke luar negeri. Sementara itu, masyarakat yang merasa tidak sakit cenderung tidak melakukan pemeriksaan kesehatan.
Melalui program CKG, masyarakat didorong untuk melakukan pemeriksaan kesehatan meskipun tidak sedang mengalami keluhan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menemukan potensi penyakit lebih awal.
Sementara itu, Bupati Cecep menyampaikan, terdapat tiga mata rantai persoalan kesehatan yang menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya, yakni stunting, penanganan TBC dan pemeriksaan kesehatan gratis sebagai upaya pencegahan yang telah masuk dalam Indikator Kinerja Utama (IKU).
Bupati menegaskan penanganan stunting dan TBC perlu dilakukan secara terpadu karena keduanya memiliki keterkaitan dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.
"Stunting dan TBC tidak bisa kita lihat sebagai dua persoalan yang berdiri sendiri. Kita harus memutus rantai keduanya secara bersamaan," imbuh Cecep.
Berdasarkan laporan dari Dinas Kesehatan, capaian penemuan kasus TBC Kabupaten Tasikmalaya pada 2025 mencapai 50,5% dari target yang ditetapkan.
Sementara itu, hingga 19 September 2026, capaian tersebut telah meningkat menjadi 68,95%. Adapun capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) berada pada angka 78,29 persen.
Bupati Cecep optimistis capaian penemuan kasus TBC dapat terus ditingkatkan hingga mencapai target yang telah ditetapkan pada akhir tahun.
"Saya optimis, dengan kerja keras bersama, target 100% pada akhir Desember 2026 dapat kita capai," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: