Awal Puasa Mungkin Berbeda, Idul Fitri Akan Sama, Simak Penjelasan Ketua BHR Daerah Kota Tasikmalaya

Awal Puasa Mungkin Berbeda, Idul Fitri Akan Sama, Simak Penjelasan Ketua BHR Daerah Kota Tasikmalaya

Ketua BHR Daerah Kota Tasikmalaya KH Cecep Nurholis MPdI-Istimewa-

Awal Puasa Mungkin Berbeda, Idul Fitri Akan Sama, Simak Penjelasan Ketua BHR Daerah Kota Tasikmalaya

RADARTASIK.COM – Menjelang puasa Ramadan dan Idul Fitri 1445 Hijriyah, Badan Hisab Rukyat (BHR) Daerah Kota Tasikmalaya melakukan penghitungan atau dikenal dengan Hisab Awal Bulan Kamariyah untuk bulan Ramadan dan Syawal 1445 Hijriyah dengan metoda Ephemeris.

Hisab dilakukan oleh Tim Ahli BHR yang diketuai oleh KH Asep Zainy Arief yang juga Ketua Komisi Fatwa MUI Kota Tasikmalaya.

Informasi yang diterima Radartasik.com, hisab dilakukan dengan melalui beberapa tahap. Pertama, hisab urfi untuk menentukan konversi penanggalan Hijriyah dengan penanggalan Miladiyah.

BACA JUGA: Mengenal Kelawi, Pemenang Desa BRILiaN Hijau Berkat Inovasi Berkelanjutan

BACA JUGA: Mengulas Xiaomi 14 Pro Layar Amoled dengan Snapdragon 8 Gen 3 dan Kamera Leica Siap Menemani anda

Kedua, penentuan waktu ijtima (konjungsi antara matahari dan bulan). Ketiga, menentukan waktu ghurub (terbenam) matahari pada hari terjadinya ijtima. Keempat, menentukan kondisi hilal pada saat matahari terbenam. 

Beberapa data hasil hisab awal Ramadan 1445 Hijriyah di antaranya, pertama, 29 Sya’ban 1445 H bertepatan dengan hari Ahad Legi tanggal 10 Maret 2024.

Kedua, dengan titik markaz Pantai Sindangkerta Cipatujah, ijtima terjadi pada hari Ahad Legi tanggal 10 Maret 2024 pukul 16:02:41,50 WIB.

Ketiga, pada hari Ahad Legi tanggal 10 Maret 2024, matahari terbenam pada pukul 18:03:44,04 WIB.

BACA JUGA: Jurnalis Italia: Inter Milan Punya Banyak Wajah, Berantakan Lawan Verona, Bisa Diandalkan Menghadapi Atletico

BACA JUGA: Keajaiban Kecil Simone Inzaghi: Pertahanan Inter Milan Jadi Senjata Pertama untuk Menyerang

Keempat, beberapa kondisi hilal pada saat matahari terbenam di antaranya umur hilal 2 jam 1 menit 2,94 detik, ketinggian hilal (bulan baru) 0 derajat 58 menit 19,32 detik di atas horizon, sudut elongasi 1 derajat 33 menit 40,5 detik dan azimuth hilal berada di posisi 264 derajat 47 menit 50,78 detik.

Sementara beberapa data hasil hisab awal Syawal 1445 Hijriyah di antaranya, pertama, 29 Ramadan 1445 H bertepatan dengan hari Senin Kliwon tanggal 8 April 2024.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: