Fasilitas Terbatas Segudang Prestasi Tetap Diraih, SDN Sindangrahayu Alumni jadi Dokter juga Juara Nasional

Fasilitas Terbatas Segudang Prestasi Tetap Diraih, SDN Sindangrahayu Alumni jadi Dokter juga Juara Nasional

Siswi SDN Sindangrahayu saat lomba menggambar sambil duduk lesehan sementara bangku menjadi penggnati meja, Rabu 21 Desember 2022.-Tiko Heryanto-radartasik.disway.id

Tantangan terhebat para guru adalah memupus ketidakyakinan diri para siswa dalam meraih prestasi. Sebagai poros utama pendidikan, guru SDN Sindangrahayu memompa semangat siswa-siswi agar anak didiknya dibanjiri segudang prestasi, meski di tengah keterbatasan fasilitas! 

Berikut kita tengok semangat siswa dan guru di SDN Sindangrahayu Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya.

 

Tiko Heryanto, Kabupaten Tasikmalaya

 

PAGI menjelang siang, lapangan upacara dipenuhi siswa-siswi SDN Sindangrahayu di Kampung Anggalasan Desa Kertarahayu, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 21 Desember 2022. 

Bangku-bangku sekolah berderet di salah satu pinggir lapangan. Bangku-bangku sekolah itu bukan untuk tempat duduk. 

Para siswa malah duduk lesehan. Sementara bangku-bangku tadi sebagai pengganti meja. Para siswa dan siswi rupanya tengah asyik mengikiuti lomba menggambar. Mereka berderet mengisi bangku-bangku itu sebagai pengganti meja belajar.


Suasana di SDN Sindangrahayu Jatiwaras Kabupaten Tasikmalaya, Rabu 21 Desember 2022. -Tiko Heryanto-radartasik.disway.id

Di samping kiri para siswa, terdapat empat bangunan ruang kelas. Namun ada dua bangunan tanpa atap. Bangunan tersebut adalah ruang kelas 4 dan kelas 5 yang ambruk pertengah September 2022 lalu.

BACA JUGA:Perbaikan SDN Sindangrahayu di Jatiwaras Tasik yang Ambruk Butuh Rp 560 Juta, Disdikbud Pakai Skema'Mencicil'

Sederet dengan bangunan tanpa atap itu tersisa dua ruang kelas lain yang dihiasi dinding tembok retak. Atap dan plafon sudah bolong-bolong. 

Dua ruang kelas itu satu di antaranya bekas ruang kelas 6 dan satu ruang sarana dan prasarana.

Kini, keempat ruang kelas yang satu atap itu tidak lagi dipakai proses kegiatan belajar mengangajar, setelah pertengahan bulan September roboh. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: