Bagaimana FIFA Memilih Wasit untuk Piala Dunia Qatar 2022?

Bagaimana FIFA Memilih Wasit untuk Piala Dunia Qatar 2022?

Ilustrasi Piala Dunia Qatar 2022 -Tangkapan Layar Instagram FIFA-

RADARTASIK.COM - Akan ada 36 wasit, 69 asisten dan 24 ofisial video pertandingan selama turnamen, lalu bagaimana FIFA memilih wasit untuk Piala Dunia Qatar 2022?

Proses FIFA memilih wasit untuk Piala Dunia Qatar 2022 dimulai tiga tahun lalu, ketika 50 pengadil terpilih sebagai  kandidat yang memungkinkan untuk memimpin pertandingan.

Dalam Versi resminya, hanya wasit terbaik yang akan dipilih untuk Piala Dunia, tetapi kenyataannya ada sejumlah pertimbangan geografis dan politik yang berperan, menurut laporan Marca.

Selain itu, FIFA hanya memilih berusia di atas 25 tahun dan di bawah 45 tahun wasit untuk Piala Dunia Qatar 2022.

BACA JUGA:Yuk Belanja di Pasar Murah Rakyat, Digelar di 10 Kecamatan Mulai 16-26 November 2022

Wasit yang akan memimpin pertandingan di Piala Dunia dipilih oleh ketua wasit FIFA bersama komite yang beranggotakan 16 orang ditambah perwakilan medis.

Sepuluh dari mereka adalah mantan wasit dan dua lainnya bertugas menilai kemampuan mereka di liga lokal.

FIFA belum mengumumkan wasit mana yang akan memimpin pertandingan, penting untuk diingat bahwa tidak satupun dari mereka yang menjadi wasit saat tim nasionalnya bertanding.

Penampilan mereka di fase pertama Piala Dunia akan menentukan apakah mereka akan bertahan untuk babak sistem gugur, begitu seterusnya sampai partai final.

BACA JUGA:KPU dan Pemkot Tasik Rakor Bahas Sosialisasi Badan Adhoc Jelang Pemilu Serentak 2024

Dalam Piala Dunia Qatar 2022, untuk pertama kalinya dalam sejarah turnamen akan ada tiga wasit perempuan.

Mereka adalah Stephanie Frappart dari Perancis , Salima Mukansanga dari Rwanda dan Yoshimi Yamashita dari Jepang.

Stephanie Frappart dari Prancis, Yoshimi Yamashita dari Jepang, dan Salima Mukansanga dari Rwanda sebelumnya pernah memimpin turnamen sepak bola putra, termasuk Piala Super UEFA dan Piala Afrika.

“Ini pertanda kuat dari FIFA dan pihak berwenang untuk memiliki wasit wanita, Saya bukan juru bicara feminis, tetapi jika ini bisa membuat sesuatu terjadi …” kata Frappart dikutip dari Al Jazeera.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: Marca