Alvaro Morata Diancam Dibunuh, Kroasia Tanpa Perisic

Alvaro Morata Diancam Dibunuh, Kroasia Tanpa Perisic

Radartasik.com, COPENHAGEN — Alvaro Morata mendapat ancaman pembunuhan. Situasi ini membuat Pelatih Timnas Spanyol Luis Enrique geram.

Mantan entrenador Barcelona ini menganggap hal itu mengganggu persiapan timnya menjelang tampil di Babak 16 Besar menghadapi Kroasia di Parken Stadium, Copenhagen, Senin (28/06/2021) malam WIB.

”Situasinya ini menjadi serius sehingga saya menyerahkan segalanya ke tangan kepolisian,” kata Enrique.

Morata memang tampil kurang mengesankan selama gelaran Euro 2020.

Penyerang Juventus ini dinilai banyak membuang peluang emas Spanyol sepanjang turnamen ini. 

Wajar penggemar yang melihat performa kurang apik memberikan kritik terhadap Morata.

Tidak hanya kritikan, bahkan ancaman pembunuhan datang kepada pemain berusia 28 tahun itu. 

Ancaman ini tidak hanya ditunjukkan dirinya tetap juga untuk istri dan anaknya.

”Saya memahami kalian mengkritik saya karena tidak bikin gol, tetapi orang-orang harus menempatkan dirinya di posisi saya, memahami apa artinya ancaman, saat diberi tahu anak-anak Anda diancam mati,” ungkap Morata.

Di kubu Kroasia, Ivan Perisic harus absen di laga malam nanti.

Perisic yang tengah menjalani isolasi mandiri karena terpapar virus Covid-19 harus menepi dari tim untuk sementara waktu.

Pelatih Zlatko Dalic mengaku sedikit kehilangan Perisic karena baru diberi tahu satu hari menjelang pertandingan.

”Sangat mengejutkan buat saya karena kami kehilangan di menit akhir. Kami sudah menyiapkan pemain lain di posisi itu,” ujar Dalic.

Pelatih berusia 54 tahun ini akan mencoba beberapa pemain seperti winger AC Milan Ante Rebic, dan sejumlah nama lain, yaitu Josip Brekalo hingga Mislav Orsic untuk menggantikan peran Perisic. 

”Kami akan mencoba menurunkan pemain yang paling mirip dengan Ivan karena kami memiliki Josip Brekalo, Ante Rebic dan Mislav Orsic yang memainkan peran itu di level klub,” tambah dia.

Sepanjang gelaran EURO 2020, Perisic telah mencetak dua gol dan memberikan satu assist. 

Gelandang berusia 32 tahun ini juga membantu Kroasia untuk lolos ke babak berikutnya dengan status runner-up Grup D.

Pada babak 16 besar, Kroasia akan berhadapan dengan Spanyol yang juga menjadi runner-up Grup E.

Pertemuan terakhir kedua negara terjadi di ajang UEFA Nations League pada 2018. Saat itu Spanyol berhasil menang dengan skor 6-0 di pertemuan pertama.

Tim Matador berhasil menang melalui gol dari Saul Niguez, Marco Asensio, Rodrigo, Sergio Ramos, Isco, serta bunuh diri Lovre Kalinic.

Pada pertemuan kedua, giliran Luka Modric dan kolega yang berhasil menang dengan skor 3-2. Tiga gol kemenangan Kroasia dicetak oleh Andrej Kramaric, dan dua gol Tin Jedvaj, sedangkan dua gol Spanyol berhasil menciptakan gol dari Dani Ceballos dan Sergio Ramos. (lan/footballitalia/mcr16/jpnn)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: