Harga Bawang Merah di Pasar Induk Kota Banjar Masih Tinggi, Ternyata Ini Penyebabnya

Rabu 24-04-2024,17:40 WIB
Reporter : Anto Sugiarto
Editor : Rezza Rizaldi

BANJAR, RADARTASIK.COM - Dampak gagal panen akibat hujan deras di daerah Jawa Timur sehingga membuat harga bawang merah masih meningkat di pasar induk Kota Banjar. 

Terlebih paska Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriyah harga bawang merah masih tinggi di pasaran, khususnya di pasar induk Kota Banjar. 

Salah seorang pedagang, Ade mengatakan, harga bawang merah masih tinggi karena disebabkan gagal panen di daerah Jawa Timur sebagai pemasok. 

"Sekarang harga bawang merah masih berkisar Rp 50 ribu per kilogram, sebelumnya mencapai Rp 55 ribu bahkan 3 hari sebelum lebaran Rp 60 ribu," paparnya, Rabu 24 April 2024. 

BACA JUGA:Pilkada 2024 Kota Tasikmalaya, PKB Buka Pendaftaran Penjaringan Bacawalkot-Bacawawalkot

Dia menerangkan, biasanya di musim penghujan seperti sekarang ini harga bawang merah masih tinggi karena tidak boleh kebahasan, jika basah mudah busuk. 

Maka dari itu, pihaknya tidak terlalu banyak menyetok persediaan bawang merah dalam jumlah besar, karena sulit terjual jika harga masih tinggi. 

"Mudah-mudahan harga bawang merah bisa turun dan stabil lagi harganya. Kalau kebutuhan pokok lainnya sudah stabil," terangnya.

Misal harga daging ayam sudah Rp 32 ribu per kilogram, telur ayam Rp 29 ribu per kilogram dan kebutuhan pokok lainnya. 

BACA JUGA:Samsung Rilis Galaxy Tab S6 Lite 2024, Tablet Harga Murah dengan Spek Mantap

Sementara itu, kepala DKUKMP Kota Banjar Sri Sobariah mengatakan masih tingginya bawang merah akibat dampak cuaca hujan yang masih terjadi. 

"Harga bawang merah ditingkat pengecer masih berkisar Rp 50 ribu sampai Rp 52 ribu per kilogram," tuturnya.

Menurut dia, berdasarkan informasi dari pedagang masih tingginya harga bawang merah akibat dampak musim penghujan di daerah Brebes dan Demak selaku pemasok. 

Terlebih di daerah Demak yang dilanda hujan deras hingga menyebabkan banjir sehingga bawang merah gagal panen hal itu yang membuat harga masih tinggi di pasaran. 

BACA JUGA:Pilkada Kota Banjar 2024: Meski Hanya Memiliki 1 Kursi, PPP Ajukan Kandidat Bacawalkot-Bacawawalkot

Kategori :