Trademark Market Bandung Kembali Digelar, Diikuti Ratusan Stan Produk Fesyen dan Kuliner

Jumat 28-10-2022,22:27 WIB
Reporter : Radi Nurcahya
Editor : Radi Nurcahya

BANDUNG,RADARTASIK.COM – Setelah sukses digelar pada Juli lalu, Trademark Market Bandung kembali digelar selama empat hari dari tanggal 27 hingga 30 Oktober 2022, di Concoure Level, Paris van Java (PVJ) Mal, Jalan Sukajadi, Kota Bandung.

 

Gelaran Trademark Market Bandung vol.2 ini sendiri diikuti ratusan stan produk fesyen, plus kuliner.

Sedangkan tema yang diangkat dalam “Pasar Merek Dagang’ Bandung vol.2 ini adalah Colourful Pantone. Harapannya lewat tema itu Trademark Market ini dapat mewarnai industri fesyen di Bandung.

Apalagi dari gelaran Trademark Market Bandung vol.2 ini didapat fakta bahwa Paris van Java merupakan tempat lahir dan besarnya even fesyen tahunan yang sudah lebih dari satu dekade digelar di Kota Bandung.

BACA JUGA: Biar Hemat, Yuk Gunakan Kode Promo dari Grab, GrabBike, dan GrabCar

BACA JUGA: Aturan Baru di Jalur Puncak Bogor, Mobil Motor Diputar Balik Jika Tak Sesuai Tanggal

Sementara itu untuk meramaikan gelar “Pasar Merek Dagang” Bandung vol.2 ini ada penampilan dari sejumlah musisi dan DJ Tanah Air, di antaranya Ray Viera Laxmana, FTL Frame, Loonleanan, Phonetic, Teruna, DJ Robby, DJ A-Nice, DJ Ajmarina, DJ King T, DJ Mvstekky, DJ Neme6, DJ Rayka, dan DJ Whiteskeleton.

Sedangkan untuk pemandu acaranya adalah dua penyiar kenamaan Bandung, Haried Surya Prakasa dan Bella CPM dari Ardan Radio.

“Acara ini gratis dan terbuka untuk umum, dengan harapan dapat kembali menjadi platform bersama untuk menciptakan semangat kreatif dan suportif para pegiat usaha fesyen dan fesyen enthusiast di Kota Bandung,” ujar CEO Trademark Market Bandung, Saira Nisar saat jumpa pers, Kamis, 27 Oktober 2022.

Saira  mengatakan meski memiliki jeda yang cukup singkat dengan gelaran acara sebelumnya, pihaknya tetap optimistis Trademark Market Bandung vol.2 ini mampu menarik minat dari para pembeli produk fesyen di Kota Bandung ini.

BACA JUGA: ART Diduga Dianiaya Majikan sampai Dirawat di Rumah Sakit, Kasusnya Ditangani Polisi

BACA JUGA: Polisi Selidiki Mayat Perempuan Dalam Tas Tergeletak di Kebun

“Kita (sebelumnya) lumayan kaget dengan banyaknya permintaan dari para tenan untuk buat lagi even ini di tahun yang sama, setelah Juli lalu cukup sukses dengan 56 ribu pengunjung,” ucap Saira .

Sementara itu, salah satu tenan yang turut bergabung dalam Trademark Market Bandung vol.2 , Zalmore mengatakan ini baru pertama kalinya mengikuti pameran ini.

 

“Sebelumnya kami fokus di penjualan offline sejak 2016 dan kini mulai ramai di online. Melalui Trademark berharap brand Zalmore bisa lebih dikenal,” kata Owner Zalmore, Salmon

Zalmore adalah salah satu brand asal Kota Bandung yang sudah berdiri sejak 2016 dan menjadi salah satu brand fesyen binaan pemerintah, yaitu Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) dan Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

 

BACA JUGA: Harga Kepiting Bakau Pangandaran Tembus Rp 1 Juta per Kilogram, Penasaran Kan?

BACA JUGA: Telepon Pakai HP Sambil Nyetir Mobil, Kena E-Tilang Rp 750 Ribu

Disinggung apa yang membedakan produk Zalmore dengan brand fesyen lainnya?

Salmon mengatakan kelebihan dari produk Zalmore adalah 100%  berbahan katun alias tidak ada campuran dengan bahan lain, sehingga dipastikan aman.

“Produk Zalmore 100% bahan katun, sehingga aman digunakan tanpa bahan lain. Bagi Anda yang ingin memiliki salah satu produk dari Zalmore bisa langsung datang ke pameran Trademark Market yang hadir di PVJ ini atau bisa melihat katalog di Instagram @Zalmore,” ujarnya.

Kategori :