Madura Minahasa

Rabu 12-10-2022,05:05 WIB

Solutif sekali Bah.. itu suporter yg nakal mmg perlu di black list dan menerima sanksi sosial dari sesama suporter, biar malu.. biasanya lebih mengena dan efektif sanksi nya. Sebaiknya aparat yg mengamankan pertandingan yg agak berumur aja, jadi tidak gampang emosi menghadapi remaja yg nakal itu.. Sayang sekali kali ada peristiwa besar tidak menghasilkan perubahan yg besar.. Terima kasih atas respon cepat pemerintah, semoga lebih baik lagi ke depannya.. aamiin. Btw, tolong sampaikan ke mantan (?) Presiden Persebaya itu Bah, kalau libur nulisnya jangan lama-lama.. takutnya lupa dengan ilmu nulisnya nanti. Siapa tau ada perspektif berbeda tentang Tragedi Kanjuruhan ini.. 

xiaomifiveplus

katanya ygnegoericktohir bah, yg mantan presiden inter milan itu. benar g ya?

AgusSuryono

ID CARD SUPORTER PROFESIONAL.. Di masa depan, bukan hanya PEMAIN yang harus profesional. Suporter juga harus profesional. Artinya, bukan menggambarkan SUPORTER BAYARAN. Tetapi SUPORTER PROFESIONAL dalam arti sesungguhnya. Yaitu: 1). Suporter harus punya "ID Card Suporter". 2). Tiap suporter hanya boleh mendukung SATU KLUB. 3). Untuk bisa mendapatkan ID Card suporter dari klub terkait, semua harus MENANDATANGANI perjanjian dan pernyataan: SATU: Tidak boleh fanatik 100% cinta Klub. Maksimal jatah cinta ke klub adalah 80% DUA: Kalau klub kalah, itu biasa saja. Tidak harus DIHUKUM. TIGA: Kalau klub MENANG, harus bersikap BIASA. Satu saat pasti akan MENANG. Kalau KALAH, itu juga BIASA. Itu hanya GANTIAN..

Juve Zhang

Disway hari ini memuji pak Jokowiyg memang Jagoan segala bidang, sekarang di pasar tradisional hanya satu merk Minyak Goreng yg "Merajai" namanya minyak Jokowi he he he salah ketik namanya Minyak Kita, harga 14 ribu/liter, bening nya sama dengan merk terkenal, efeknya merk terkenal "dicukur gundul" sama minyak kita. Konon itu minyak curah yg di kemas botol, tapi sistem "pencucian " yahud kw1. Rakyat memuji pak Jokowi selalu Otak nya berjalan menerobos segala rintangan dan hambatan. Tak ada duanya .minyak Jokowi!

Budi Utomo

Bung Juve Zhang. Betul tuh. Minyak kita 13.900 per liter. Laris diborong ibu-ibu. Sungguh malang nasib minyak bermerk yang sekarang numpuk di rak supermarket. Wkwkwk

Muin TV

NKRI = Negara Kepolisian Republik Indonesia. wkwkwk.....

Lukman bin Saleh

Selama ini kita hanya fokus ke aparat keamanan, khusunya polisi yang menembakkan gas air mata sembarangan. Ternyata ada yang lain lagi. Polisi sudah minta jadwal dimajukan. Di tolak mentah2 PT. LIB. Sekuat itukah PT. LIB? Atau selemah itukah polisi? Tidak. Ternyata PT. LIB nampak sekuat itu karena ada polisi juga di dalamnya. Bintang 2. Direktur Operasional PT. LIB adalah Irjen Pol (purn) Sudjarno. Dialah yang berkomunikasi dengan Kapolres Malang bahwa jadwal tidak bisa dimajukan. "Dik, ini tidak bisa dimajukan karena ini sudah jadi bagian kontrak dengan Indosiar." Kalau zaman Orba, TNI ada di mana-mana. Lurah, camat, bupati, gubernur, Menteri, Dirut, komisaris, dan lain-lain. Rupanya zaman sekarang giliran Polisi-lah yang ada di mana-mana. #ReformasiPolisi 

MirzaMirwan

FIFA itu organisasi cabang olahraga yang sangat berwibawa. Semua asosiasi sepakbola yang menjadi anggotanya patuh pada apapun yang menjadi keputusan FIFA. Di FIFA tidak dikenal hak veto seperti di DK PBB, yang keputusannya (baca: resolusi) bisa diveto oleh 5 negara yang menjadi anggota tetap DK -- AS, Tiongkok, Rusia, Perancis dan Inggris. Dari jumlah anggota, FIFA juga mengalahkan PBB. FIFA punya 211 asosiasi sepakbola dari 211 negara, sementara PBB hanya punya 193 negara anggota. FIFA punya statuta (semacam anggaran dasar) yang mewajibkan anggotanya untuk mengurus rumahtanggannya sendiri. Pemerintah di negara asosiasi anggota FIFA tidak boleh ikut campur dalam urusan rumahtangga asosiasi. Di Indonesia, misalnya, betapapunjengkelnya pemerintah terhadap PSSI, tetap saja tak bisa merombak PSSI. Bisa-bisa kena sanksi FIFA, PSSI dibekukan. Yang bisa merombak PSSI ya klub-klub yang menjadi anggota PSSI melalui kongres yang, menurut statuta FIFA, harus diadakan setiap dua tahun sekali. Oh iya, mongomong, menyusul tragedi Kanjuruhan kemarin itu kantor PSSI mengibarkan bendera PSSI setengah tiang, nggak, ya. Di Zurich, di mabes FIFA, bendera FIFA dan PSSI serta 210 asosiasi lainnya dikibarkan setengan tiang, lho.

WahyudiKando

Kategori :