Belgia Umumkan Isolasi Selama 21 Hari Bagi Penderita cacar Monyet

Senin 23-05-2022,12:20 WIB
Reporter : Ahmad Faisal
Editor : Ahmad Faisal

Radartasik, Otoritas kesehatan Belgia telah mengumumkan karantina 21 hari untuk pasien cacar monyet setelah tiga orang di negara itu didiagnosis dengan virus tersebut, mereka diketahui muncul di lebih dari selusin negara dalam seminggu terakhir. 

 

Kasus cacar monyet keempat didiagnosis pada hari Minggu (22/05/2022) kemarin, ungkap ahli virologi, Marc Van Ranst di media sosial. Dia mencatat bahwa seperti tiga contoh sebelumnya, individu yang bersangkutan terkait dengan international gay fetish festival Darklands yang diadakan pada awal Mei di Antwerpen.

 

"Penting bagi setiap orang yang menghadiri Festival Darklands untuk tetap waspada terhadap gejala apa pun," kata Van Ranst, ia menyarankan skala wabah sekarang menjadi lebih jelas dan mengklaim hal ini belum pernah terjadi sebelumnya akibat virus cacar monyet ." 

 

Cacar monyet sebuah penyakit yang tidak dapat disembuhkan tetapi biasanya sembuh dengan sendirinya dalam beberapa minggu, biasanya ditemukan di Afrika bagian barat dan tengah. 

 

The Gran Canaria pride festival di Kepulauan Canary yang dihadiri oleh sekitar 80.000 orang dari seluruh Eropa telah ditandai sebagai acara potensial yang menyenyebarkan virus cacar monyet yang terkait dengan kasus di Spanyol, Italia dan Tenerife. Kota Madrid  muncul sebagai hotspot virus, dengan lebih dari 30 orang didiagnosis di ibukota Spanyol.

 

Pemerintah Belgia telah memperingatkan mereka yang diduga terinfeksi untuk mengisolasi diri, pemerintah juga menyuruh mereka pergi ke ruang gawat darurat rumah sakit untuk berbicara dengan para ahli medis, rekomendasi yang serupa dengan yang diyakini beberapa ahli membantu mengatasi penyebaran Covid-19 di hari-hari awal pandemi.

 

Cacar monyet tidak mudah menular antar manusia, membutuhkan kontak dekat yang lama, cairan tubuh, tetesan pernapasan atau bahan yang terkontaminasi seperti tempat tidur menjadi media penularan menurut Organisasi Kesehatan Dunia. 

 

Gejala awal termasuk demam, sakit kepala, pembengkakan kelenjar getah bening, nyeri punggung dan otot, kemudian diikuti dengan munculnya ruam khas dengan pustula di wajah, tangan dan di tempat lain di tubuh. Gejala biasanya mulai muncul dalam satu dan dua minggu setelah infeksi.

Kategori :