Operasi Katarak Gratis Buka Peluang Warga Kembali Produktif

Operasi Katarak Gratis Buka Peluang Warga Kembali Produktif

Operasi katarak gratis di Purwokerto membantu warga memulihkan penglihatan dan kembali beraktivitas.-Kemenkes -

RADARTASIK.COM - Operasi katarak gratis di Purwokerto dinilai dapat membantu masyarakat memulihkan penglihatan sekaligus kembali menjalani aktivitas secara mandiri.

Dilansir dari laman Kemenkes, pandangan tersebut disampaikan Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri saat menghadiri bakti sosial operasi katarak gratis di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto, Jumat (7/8).

Abdulla mengatakan pemulihan penglihatan dapat memberikan dampak lebih luas terhadap kehidupan pasien.

Menurutnya, kemampuan melihat kembali dapat membuka kesempatan bagi seseorang untuk belajar, bekerja, dan meningkatkan taraf hidup.

BACA JUGA:Kemenpora Perkuat Pelatih Olahraga Disabilitas, Pendekatan Latihan Jadi Perhatian

"Kami ingin memberdayakan masyarakat yang membutuhkan agar mereka memiliki kesempatan untuk hidup lebih mandiri," ujarnya.

Kegiatan tersebut juga tidak hanya menyasar pasien yang membutuhkan operasi katarak.

Sekitar 10 hingga 12 dokter residen turut mendapatkan kesempatan belajar langsung bersama dokter spesialis senior selama proses operasi berlangsung.

Kerja Sama Kesehatan Indonesia-UEA Terus Diperluas

Chief Executive Officer Noor Dubai Foundation Manal Taryam mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar UEA dalam pelaksanaan kegiatan kemanusiaan tersebut.

Ia berharap kerja sama di bidang kesehatan mata dapat terus diperluas sehingga semakin banyak masyarakat memperoleh layanan yang dibutuhkan.

BACA JUGA:Samantha Dewi Dorong UMKM Jabar Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Pemberdayaan

"Ini sangat penting bagi kami untuk menjalin kerja sama ini. Ini menambahkan nilai kepada pekerjaan kami dan ini juga membantu kami untuk melayani sebanyak mungkin orang," ucap Manal.

Kemitraan Kementerian Kesehatan RI dan Noor Dubai Foundation telah dirintis sejak 2025 melalui dukungan dana hibah senilai 294.222 Dirham.

Kerja sama tersebut diarahkan untuk membantu masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses terhadap fasilitas medis.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: